Monday, March 14, 2011

Giliran @RedakturYeah beraksi....


Setelah ada kicauan @WartawanYeah.. kini muncul @RedakturYeah... berikut di bawah ini, kicauannya 13-14 Maret 2011.. selamat menikmati.. dibaca dari bawah ke atas ya...


kami pulang dulu sudah malam. anak istri menunggu di rumah

Di surabaya ada koran yg redakturnya gak nurut pemrednya. Soalnya pemrednya gak pernah jd wartawan dan redaktur. Tp tukang komik

Redaktur itu tak sekadar editor. Jadi harus mengarahkan wartawan. Jd wartawan jangan seenaknya. Harus nurut redaktur

redaktur jg harus kenal korlap2 (juru bayar). Dulu di DPR ada T*t*s, di PKB ada B*mb**g, wapres Ya**i, kesra Lal*, dll

Ada wapemred media online dan koran business yg suka ambil jatah wartawan kalau ada und istana pres/wapres ke LN

Kalau istana ngundang ke luar negeri, prioritas redaktur dulu. Yg ngepos di istana pasti sebel kl disuruh urusin persyaratan.

Redaktur memang berhak mengintervensi wartawan. memang tugasnya itu. Jadi wartawan jangan sok pinter dan ngata-ngatain redaktur.

Kalau ada order yg minta berita gak dimuat, itu fulusnya besar. Ntar bilang aja ke wartawan kalau kemakan iklan, gak ada tempatnya.

Kalau kemenag ajak naik haji, jatah redaktur dong.

Ada satu koran yg jd acuan umat terbesar, kalau ada und ke luar negeri jatah redaktur dong. wartawan biar ngiler aja.

Tp ada juga redaktur yg nyindir2 wartawannya kalau ada berita ''jelas''. Di koran yg kantornya berada di lt.9 cerita itu terjadi.

Rata2 redaktur akan menolak kalau dikasih duit wartawannya. Gengsi dong. Tp bukan berarti kami gak mau uang. Narsum hrs transfer

Paling enak kalau jadi redakturyg berhak kasih nilai ke wartawannya dan nentuin tunjangan si wartawan.

Soalnya wartawan juga bisa mengendus redaktur yg terima pesenan. Memang kurang ajar wartawan sekarang

Kalau ada yg lobi minta dimuat, kami minta narsum juga kasih ke wartawan. Biar si wartawan gak banyak cingcong

ada redaktur di salah satu koran yg bisa beli BMW baru setelah pemilu dan pilpres

Paling asyik jelang pemilu. Caleg2 itu minta diprofil. tarifnya beda dong antara yg pake foto & yg tulisan doang. panen raya bo

Maaf tadi lagi ngedit tulisan wartawan yang goblok2 itu. Sekarang saya lanjut lagi

@daustralala thanks koreksinya

Frustrasi *ngetes nih ye :p RT @daustralala @redakturyeah yg betul "frustrasi", bukan "frustasi". Katanya redaktur? :P

@bibisatyaprima sudah diganti avatarnya. kami ditegur bang one

@Kevinandre72 monggo

Biasanya kalau ada naskah pesenan gak akan dimuat kalau yg mesen gak kontak kami dulu.

Dari naskah yg disetor wartawan, kami tahu mana yang pesenan dan yang tidak. Wong kami pengalaman je

@sukmahesa82 salam kenal juga. Anda galak gak sama wartawan?

sampaikan kebenaran walau satu kata. Obat terasa pahit, namun berharap lebih sehat.@RedakturYeah

Banyak yg disampaikan @RedakturYeah adalah kenyataan di dunia pers Indonesia. :)

@officeboy_yeah cari gambar di google aja

Eh jangan salah, ada redaktur super senior media paling kaya di INA masih suka nongkrong di istana. ngapain hayo?

para wartawan, tulis dong kelakuan para redakturnya. ayo @anwarkhumanini @hansdavidian @ridlwanjogja @sofyanhendra @beginu

Kalau berita anda ingin dimuat, jangan rayu wartawan. telp aja redaktur. Dijamin beres

Dulu kalau jadi reporter dpt jale 500 rb udah seneng. Skrg gengsi dong. Kami tolak. tarif kami minimal 1 juta

ada redaktur yang kantornya di lt.9 gedung biru, rajin banget ikut tour kementerian PDT. Jatahnya sama dengan wartawan media lain yg ikut

Malunya redaktur kalau lagi ngadep narsum tajir ketemu wartawan. Rasanya pengin mecat tuh wartawan

Kadang suka nyuruh wartawan wawancara si A atau si B. Dor semangat dan setor naskah dengan suka cita. Gak tahu kalau gw jg disuruh narsumnya

Menagap berita wrtwn gak dimuat? ada banyak alasan: 1. gak berkualitas 2. gak imbang 3. iklan banyak 4. tulisan mbulet 5. dilarang bos

@merry_mp avatar langsung saya ganti. saya kan redaktur yang akomodatif

illiandeta Masih Mbak RT @IllianDeta Sampe skrg msh kan? RT @merry_mp: kemenag manteb tuh, dulu temen gue jurnalis senior naek haji ..

kementerian palin royal 5 besar: 1 kemenkeu 2. kemenPDT 3. kemenkoperek 4. kemenag 5. kemenhub

kami paling suka kalau terima undangan pertemuan editor dari kementerian. Pulang dari acara, rekening tabungan sudah bertambah signifikan

admin kami beberapa pemred media ternama lho. kami dulu sering terima jale ratudan juta. kini tobat ingin perbaiki pers

dulu waktu jd reporter srg dapat jale. setelah jadi redaktur rasanya seret. minta reporter gengsi dong.

salam kenal juga @wartawanbaik

Salam kenal @beginu @unilubis @sofyanhendra @hansdavidian

Mohon para seleb tweeps ikut promosikan kami untuk memberantas redaktur kotor. @benny_israel @WartawanYeah @zulhammubarak @anwarkhumaini

kami terdiri dari redaktur senior berbagai media. Semuanya media terkenal berdasar rating Nielsen. Di sini kami akan buat pengakuan dosa

Kami para redaktur dari media berintegritas mohon diterima @WartawanYeah @LSMYeah @PNS_Ababil @_Mossas_ @benny_israel @denny_israel

Lanjutkan @WartawanYeah kami akan melengkapi dari sisi redaktur

No comments: