Posts

Showing posts from 2010

'menjapu lawan' bukan dengan "sapu kaju"

08 April 1972

SEMENTARA tidak sedikit penggemar sepakbola Indonesia melepas team PSSI ke Turnamen Pra-Olimpik dengan rasa tjemas bertjampur harapan, tidak kurang pula bakal lawan-lawannja jang mendjagoi Indonesia untuk keluar sebagai djuara.

PSSI Di Mata Asia (Majalah Tempo / Tempo Online http://majalah.tempointeraktif.com/id/arsip/1972/04/08/OR/mbm.19720408.OR59354.id.html )

Di Inya Lake Hotel, tempat menginapnja para peserta (ketjuali Birma) dan para ofisial FlFA* dan AFC jang menangani penjelenggaraan babak kwalifikasi Olimpik bersama tuan rumah Birma, sorotan terhadap anak-anak Indonesia bagaikan santapan pagi mereka.

Dari kasak-kusuk jang mampir ditelinga Redaktur Olahraga TEMPO Lukman Setiawan, ternjata -- apapun sikap merendah dikemukakan para pemain Indonesia--sikap tegas dan penuh kejakinan dari Hadji Sjarnubi Said berhasil meradang sampai kesungsum lawan.

"Kita akan sapu semua lawan", pernjataan sang Hadji kepada Pers selesai Managers" Meeting, setelah terlebih d…

Tahniah dari lapangan hijau

Oleh Fahmi Achmad
Wartawan Bisnis Indonesia

Sulit rasanya membantah kalau pekan ini, puluhan juta penduduk Indonesia yang menyukai sepak bola mungkin mencapai klimaks menikmati hasil pertandingan tim-tim besar.

Awal pekan, mungkin banyak pendukung Manchester United (Inggris) dan Barcelona (Spanyol) berseri-seri karena tim mereka menang telak. MU menekuk Blackburn Rovers 7-1 dan Barcelona membantai Real Madrid 5-0.

Namun, itu belum seberapa rasanya karena pada Rabu malam, timnas Indonesia tampil gemilang dengan menang besar 5-1 atas Malaysia, negara tetangga yang menjadi musuh bebuyutan sejak beberapa dekade silam.

Rasa bangga sebagai orang Indonesia pun membuncah, meski mata ini rasanya belum terbiasa melihat orang bule menggunakan kostum Garuda dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Ya, suka tak suka, permainan Christian Gonzales dan Irfan Bachdim memang lumayan mempesona dan membuat permainan anak-anak asuhan Alfred Riedl kali ini sangat menarik ditonton. Dalam laga itu, keduany…

Belajar integritas dari sepak bola

Sepak bola memang sudah demikian kiranya menjadi industri yang punya pakem, siapa menang dia untung. Namun sepak bola juga punya kode etik dan nilai-nilai sportivitas yang hidup lebih dari seabad silam.

Kasus teranyar adalah pelatih Real Madrid Jose Mourinho yang menyuruh Sergio Ramos dan Xabi Alonso untuk mendapatkan kartu merah melalui pesan berantai yang disampaikan kiper cadangan Jerzy Dudek, via kiper utama Iker Casillas.

Kartu merah kedua pemain saat menghadapi Ajax yg dimenangkan 4-0 tersebut, membuat Ramos dan Alonso absen lawan Auxerre, tetapi Madrid telah aman dan keduanya bisa main di babak knock out selanjutnya.

Secara strategi, aksi Mourinho tak ada yang salah, sama benarnya dengan aksi yang kurang terpuji seperti aksi diving dan juga gol "tangan tuhan".

Aksi yang masih hangat dan mejadi kontroversi tentu saja tindakan Thierry Henry yang dengan sengaja menahan bola dengan tangannya, yang membawa Perancis lolos ke Piala Dunia 2010 & membuat Irlandia mengubur imp…

Untuk almarhumah nyokap tercinta

“Dalam suatu hadist dikisahkan bahwa suatu ketika datang seseorang menghadap Rasulullah SAW kemudian berkata “Ya Rasulullah apakah masih ada kesempatan untuk berbakti aku kepada orang tuaku setelah keduanya meninggal dunia?” Rasulullah dengan tegas menjawab “Ya, masih ada”. Ada 5 hal yang harus dijalankan setelah kepada seorang anak agar berbakti kepada orang tua yang telah meninggal : Asshalatu ‘alaihima (berdo’a untuk keduanya), Wal isthigfaru lahuma (memohonkan ampun keduanya), Wainfadzu ahdihima (melaksanakan janji-janjinya), Waiqramu shadiqihima (memuliakan teman-teman keduanya), Wasilaturrahimmisilati latu shallu illa bihima (silaturrahmi kepada orang-orang yang tidak ada hubungan silaturahmi kecuali melalui wasilah kedua orang tua)”

Tidore dan Mahifa

Image
Kerajaan Tidore
1. Sejarah

Tidore merupakan salah satu pulau yang terdapat di gugusan kepulauan Maluku. Sebelum Islam datang ke bumi nusantara, Tidore dikenal dengan nama Kie Duko, yang berarti pulau yang bergunung api. Penamaan ini sesuai dengan kondisi topografi Tidore yang memiliki gunung api –bahkan tertinggi di gugusan kepulauan Maluku– yang mereka namakan gunung Marijang. Saat ini, gunung Marijang sudah tidak aktif lagi. Nama Tidore berasal dari gabungan dua rangkaian kata bahasa Tidore dan Arab dialek Irak: bahasa Tidore, To ado re, artinya, ‘aku telah sampai’ dan bahasa Arab dialek Irak anta thadore yang berarti ‘kamu datang’. Penggabungan dua rangkaian kata dari dua bahasa ini bermula dari suatu peristiwa yang terjadi di Tidore.

Menurut kisahnya, di daerah Tidore ini sering terjadi pertikaian antar para Momole (kepala suku), yang didukung oleh anggota komunitasnya masing-masing dalam memperebutkan wilayah kekuasaan persukuan. Pertikaian tersebut seringkali menimbulkan pertumpaha…

Sultan Tidore tolak Sofifi dimekarkan

Ternate (ANTARA News) - Sultan Tidore Djafar Syah, tak ingin Sofifi sebagai bagian dari wilayah kota Tidore Kepulauan (Tikep), Maluku Utara (Malut) diperjuangkan untuk menjadi daerah otonom dan berpisah dengan Tikep.

"Penolakan tersebut sudah saya layangkan melalui surat Sultan Tidore bernomor 01/KT/2010 sekaligus mendesak kepada Pemkot Tikep untuk segera membatalkan proses pemekaran Sofifi," katanya di Ternate, Sabtu.

Kendati desakan dari berbagai elemen masyarakat untuk memperjuangkan pemekaran Sofifi menjadi daerah otonom, akan tetapi, Sultan Djafar Syah, tetap mendesak Pemkot Tikep harus membatalkan pemekaran Sofifi menjadi kota definitif.

Ia juga menyatakan maklumat yang dikeluarkan Sultan Tidore sebagai salah satu hukum dasar tidak tertulis. Jika terjadi pemekaran, pihak kesultanan mengancam akan mencabut gelar piagam penganugerahan gelar pahlawan nasional dan pemberian bintang maha putra Adiprdana kepada Sultan Nuku sebagai pahlawan nasional.

Sultan juga berharap agar Pem…

Sultan Ternate dukung Sultan Tidore soal Sofifi

Monday, 25 October 2010
TIDORE, Kopel - Maklumat Sultan Tidore terkait dengan penolakan Pemekaran Sofifi menjadi kota madya, mendapat dukungan dari Sultan Ternate H. Mudafar Syah.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Sultan Ternate saat melaksanakan silaturahim dengan pihak Kesultanan Tidore di Keraton Tidore dua hari lalu.

Menurut Sultan Ternate bahwa maklumat yang dikeluarkan Sultan Tidore bukan menghambat tetapi mendukung hak-hak kesultanan. Karena itu diharapkan kepada pihak pemerintah Provinsi dan Pusat, untuk menghargai maklumat yang telah dikeluarkan.

“Maklumat itu sifatnya bukan menghambat tetapi mendukung hak-hak kesultanan,” kata Mudafar.

Pada kesempatan tersebut Sultan Ternate yang juga merupakan anggota DPD perwakilan Maluku Utara mengatakan bahwa Kesultanan Tidore, Ternate, Bacan, dan Jailolo adalah adik kakak.

Jadi apa yang dirasakan oleh Sultan Tidore, juga dirasakan oleh Sultan Ternate, Jailola maupun Sultan Bacan. Karena itu apapun konsekwensinya semua hal akan dihadapi b…

Belajar dari Eduard Fonataba, Bupati Sarmi

Image
Tiga penghargaan sekaligus dari Muri (Museum Rekor Dunia Indonesia) diperoleh Bupati Sarmi, Papua, Eduard Fonataba. Pertimbangan pertama Muri, Fonataba dianggap membangun rumah paling banyak untuk rakyat. Kedua, dia membeli truk paling banyak untuk rakyat. Ketiga, dia melakukan kunjungan kerja paling sedikit ke luar daerah.

KETIKA diberi ucapan selamat atas penghargaan yang diterima Sabtu lalu (28/8), Fonataba berekspresi biasa-biasa saja. Dia tak menganggap istimewa penghargaan tersebut. “Sebab, yang saya lakukan adalah kewajiban seorang pemimpin daerah,” kata pria kelahiran 6 Oktober 1951 tersebut.

“Untuk menjalankan amanat rakyat itu, waktunya terbatas. Saya sadar, tidak semua orang mendapatkan kesempatan menjadi pemimpin. Karena itu, waktu yang ada saya gunakan untuk berbuat yang terbaik bagi rakyat,” tuturnya.

Fonataba mulai memimpin Kabupaten Sarmi pada 2005. Nama Sarmi diambil dari huruf depan suku-suku di sana, yakni Sobe, Airmati, Rumbuway, Manirem, dan Isirawa. Sarmi adalah kab…

BLTA dan asas cabotage yang bikin untung

Berlian Laju Tanker saat ini telah menjadi salah satu spesialis terkemuka di dunia, dalam jasa transportasi kargo bahan cair, baik zat kimia, minyak maupun gas. Tak hanya itu, perseroan juga terbesar keempat di dunia sebagai operator kargo kimia.

Secara resmi, PT Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA) mulai berdiri per 12 Maret 1981 . dengan nama PT Bhaita Laju Tanker. Nama Berlian Laju Tanker sendiri baru dipakai BLT pada per 5 September 1988, yang digunakan hingga saat sekarang.

Perseroan saat ini mengoperasikan 93 tanker yang terdiri dari 63 tanker kimir, 14 tanker minyak, 15 tanker gas dan 1 FPSO (Floating Production Storage and Offloading). FPSO adalah sebuah fasilitas terapung berbentuk kapal yang dioperasikan di suatu ladang minyak dan gas di lepas pantai.

Sebanyak 32,6% pendapatannya berasal dari kontribusi klien di Asia Tenggara selain Indonesia, lalu Asia utara (18,5%), Amerika (16,5%), Timur Tengah dan India (15,6%), Indonesia (8,5%), Eropa dan lainnya (8,3%) selama semester I/2010. P…

Bukopin menanti pinangan

Bank Bukopin adalah bank dengan kapitalisasi tak terlalu besar di Tanah Air yang dikenal sebagai penyedia layanan pembiayaan untuk usaha kecil dan menengah, koperasi dan Bulog.

Saat ini Bukopin memiliki sejumlah agenda korporasi strategis yang salah satunya adalah rencana kemitraan dengan PT Jamsostek (Persero).

Valuasi terhadap bank tersebut juga terlihat menarik sekaligus mencerminkan tingkat pengembalian optimal. Bank Bukopin dengan kode saham BBKP mungkin menarik bagi investor yang mencari sebuah bank berkapitalisasi tak besar dengan katalis potensial.

Bukopin memiliki 360 cabang di 22 provinsi dan aset sebesar US$4 miliar. Bank tersebut juga dimiliki oleh sejumlah lembaga yang saling terhubung untuk mendukung pinjaman. Bulog merupakan nasabah utama yang memiliki pangsa 30% dari total kredit.

Dana milik Bulog digunakan kembali untuk menyerap hasil panen sembilan bahan pokok yang perannya dianggap sangat signifikan untuk mendukung ketahanan pangan Indonesia.
Rencana kemitraan strategi…

Semoga gunting itu kian tajam

Oleh Fahmi Achmad
Wartawan Bisnis Indonesia


Di suatu pertempuran, mengibarkan bendera putih adalah tanda menyerah yang dilakukan pihak kalah. Di industri keuangan, mengembalikan izin bisa saja sama dengan menaikkan bendera putih.

Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) dalam pekan-pekan terakhir ini mengumumkan langkah drastis dengan santer mencabut izin usaha perusahaan perasuransian.

Sejak Januari hingga 11 Oktober tahun ini, setidaknya 13 perusahaan yang terdiri dari dua asuransi kerugian, satu asuransi jiwa dan 10 penunjang perasuransian dicabut izinnya. Ketegasan itu patut diapresiasi.

Langkah tegas dari Departemen Keuangan selaku otoritas dan regulator memang acap kali masih menjadi pertanyaan. Butuh ketegasan yang lebih kuat untuk menggunting izin usaha asuransi yang mati segan hidup pun tak mau.

Gong konsolidasi industri asuransi sebenarnya sudah dimulai sejak beberapa tahun silam. Faktor modal yang kuat dengan kinerja perusahaan yang sehat menjadi tolak ukur b…

Asa laba instan di sepak bola

Oleh Fahmi Achmad
Wartawan Bisnis Indonesia

Bagi Scousers atau Liverpudlians, sepekan terakhir ini mungkin sangat menentukan bagi seluruh penduduk kota Liverpool karena nasib klub kesayangan mereka ditentukan oleh sang pemilik dana.

Terlepas dari konflik duet petahana Tom Hicks dan George Gillet dengan New England Sports Ventures (NESV), yang pasti Liverpool rasanya layak meraih suntikan dana baru untuk membayar utang dari Royal Bank of Scotland (RBS) sebesar 237 juta poundsterling.

Meski bukan fans the Kop, saya harus memberikan apresiasi karena Liverpool adalah tim terbesar sebagai kolektor 18 trofi Liga Utama Inggris dan 5 trofi Liga Champion Eropa yang merupakan terbanyak di Inggris serta ketiga terbanyak di bawah Real Madrid dan AC Milan.

Dua nama klub terakhir semuanya milik para miliarder yang tetap ingin bertahta karena klub sepak bola seperti Madrid menguntungkan bagi Florentino Perez, begitu pula Milan untuk Silvio Berlusconi.

NESV milik miliarder John Henry, pedagang komoditas b…

Rubik Cube dan Ale

Image
Nyaris 3 minggu sudah saya memiliki 2 rubik cube. Permainan menyusun boks sewarna ini saya beli seharga Rp22.500 di toko indomaret dan tidak hanya satu, tapi dua buah yang satunya buat mainan Ale, sang jagoan kecil di rumah.

Tidak ada alasan khusus kenapa permainan ini menyita perhatian. Awalnya karena saya tertarik dengan diskusi mr. Bowie (firman wibowo) dan andry kurniadi, 2 photografer di kantor, yang membahas langkah penyelesaian layer 3 dari rubik 3 kotak.

Sejak itu, rubik 3 warna ini selalu ada di saku jaket yang selalu saya pakai ke kantor. Sumpah, permainan ini awalnya sangat bikin frustasi. Tapi untungnya ada Beni, kawan kerja di bagian foto yang mau jadi tempat bertanya setiap langkah menyelesaikan layer.

Permainan puzzle mekanis 3 dimensi ini diciptakan Professor Erno Rubik dari Hungaria dan mendapatkan hak paten pada 1974. Coba cari di Internet, begitu banyak angka kemungkinan jalan menyelesaikan permainan tersebut.

Tepatnya ada 519,024,039,293,878,272,000 atau 519 quinti…

Ada apa dengan Belanda

Entah ada apa dengan kata “Belanda” dalam beberapa hari terakhir begitu sering terucap di lidah ini. Kata tersebut sejatinya menunjukkan kepada negara kerajaan Belanda di Eropa bagian barat.

Negara Ratu Juliana dan kini dipimpin Ratu Beatrix itu juga sering disebut down under alias mayoritas daerahnya di bawah permukaan laut sehingga sang negeri kincir air ini punya 1.000 dam/bendungan yang dipenuhi bunga tulip nan indah.

Sejujurnya saya kurang suka dengan ke-belanda-belanda-an. Bukan karena negara itu melalui VOC menguasai Indonesia 350 tahun. Lagipula Tidore dan Ternate lebih dikenal di bawah jajahan Spanyol dan Portugis.

Akhir pekan lalu saya tak suka dengan kata belanda karena muak dengan gaya tekel brutal pemain Manchester City asal belanda Nigel de Jong terhadap pemain Newcastle United asal Prancis, Hatem Ben Arfa sehingga patah tulang. Citizen menang 2-1 atas Magpies.

Nigel de Jong adalah pemain bertahan dengan naluri membunuh semua serangan musuh. Sejatinya dia pemain bek, teta…

Menanti gocekan pamungkas Arifin

Oleh Fahmi Achmad

Banyak orang bilang sepakbola tak melulu di lapangan hijau. Adalah Arifin Panigoro, satu nama yang gigih menunjukkan perhatiannya terhadap perkembangan urusan sepak menyepak kulit bundar di Tanah Air.

Selama ini dia memang terkenal sebagai pengusaha sukses dan bukan rahasia pula kalau pemilik Meta Epsi Drilling Company (Medco) Group itu juga sangat peduli terhadap sepak bola.

Pekan ini, nama Arifin Panigoro masih menjadi pusat berita. Namun bukan hanya karena soal rencana merger Medco dengan Pertamina. Arifin sangat santer disebut-sebut akan menjadi pemilik baru Persebaya Surabaya.

Ada kabar Ketua Umum Saleh Ismail Mukadar beserta Ketua Harian Cholid Goromah pekan ini menemui Arifin sebagai calon investor baru. Rencananya, Arifin mengakuisisi 70% saham Bajul Ijo dan Saleh 10%. Sisanya tetap menjadi milik Pemkot Surabaya.

Kabar tersebut langsung menuai para fans pendukung tim Bajul Ijo dan para bonek yang tak ingin Green Force menjadi milik perorangan. Nuansa ikatan batin …

Kompetisi sekuritas yang kian ketat

Oleh Fahmi Achmad

“Kalau dengan lokal, kami tidak takut. Kami melihat sekuritas lokal justru tergencet dengan kehadiran sekuritas asing,” kata Edgar Ekaputra dengan mimik tegas.

Kalimat dengan nada serius diucapkan Direktur Utama PT Danareksa (Persero) untuk menekankan jawabannya ketika saya menanyakan kompetisi antarsekuritas di pasar modal domestik saat ini.

Kami bertemu di sela-sela acara 2010 Finance Asia Country Award di Hong Kong awal September, ketika itu PT Danareksa Sekuritas menyabet tiga penghargaan sekuritas terbaik wilayah Indonesia, sedangkan PT Danatama Makmur menjadi meraih satu penghargaan dari majalah tersebut.

Edgar tak menampik fakta saat ini persaingan antarsekuritas begitu ketat dibandingkan dengan 5 tahun lalu misalnya. Benang merahnya, katanyaa, sekuritas asing mulai merebut pangsa pasar lokal.

Sepanjang 3 tahun terakhir ini, berdasarkan data Bloomberg, sejumlah nama sekuritas asing menyeruak dalam daftar 20 besar penjamin emisi obligasi berdenominasi rupiah. Meskip…

ISL 2011, juara baru?

oleh Fahmi Achmad

Akhir pekan ini, musim kompetisi sepakbola nasional yang bertitel Djarum Indonesia Super League 2010/2011 akan dimulai. PT Liga Indonesia (Liga) merilis jadwal pertandingan akan berlangsung dari 26 September 2010-19 Juni 2011.

Sebanyak 18 tim kontestan telah berbenah dan manajemen pun telah bergerak lincah menggaet sponsor agar tak lagi dicap hanya bisa menggerogoti dana masyarakat lewat APBD.

Juara musim lalu Arema Indonesia – Malang masih berupaya menambal kas agar tidak menombok. Tim Kota Apel tersebut sedikitnya menganggarkan sedikitnya Rp14 miliar untuk dana kontrak 23 pemain.

Status juara membuat Arema mendapatkan sponsor kostum Lotto. Namun sang sponsor Lotto hanya menyediakan kebutuhan kostum dan pernik untuk pemain, sedangkan pemberlakuan hang tag atau royalti pada apparel berlogo Arema baru memberi pemasukan Rp500 juta sejak diberlakukan Maret 2010.

Runner up kompetisi tahun lalu Persipura Jayapura yang kali ini berbenah cukup serius dengan membeli sejumlah pema…

Tahun depan libur panjang lagi?

Ada pesan yang tidak biasa dalam sidang paripurna di Istana Presiden pada Rabu 14/09. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyentil masa libur bursa efek Indonesia yang dinilai terlalu lama.

“Pasar saham kita belum buka sejak tanggal 7 September. Seminggu [lamanya diliburkan], sedangkan negara lain tutup 2-3 hari. Apa tidak terganggu aktivitas ekonomi dunia usaha,” kata Kepala Negara.

Di situs resmi Bursa Efek Indonesia mencantumkan kalender bursa tahun ini ada 16 hari libur dan 245 hari bursa. Masa libur tersebut termasuk 5 hari libur resmi terkait Hari Raya Idulfitri, tanpa memperhitungkan Sabtu dan Minggu.

Sentilan Presiden tersebut mungkin juga tak salah, kalau kita melihat kalender bursa di negara-negara yang menjadi parameter transaksi saham dunia.

New York Stock Exchange misalnya, menempatkan 9 hari libur resmi dalam kalender bursanya tahun ini. Otoritas bursa di Negara Paman Sam tersebut seakan tak mengenal istilah ‘cuti libur bersama’.

Libur Natal dan Tahun Baru yang biasanya bisa s…

Sepakbola, BHD dan Bhayangkara

Status Fecebook Lalu Mara Satria Wangsa pada Sabtu 4 September 2010 cukup menarik bagi saya untuk diberikan komentar.

Bang Mara, panggilan saya kepada sang manajer Pelita Jaya tersebut, menulis:

"Usai laga PS Bhayangkara vs Pelita Jaya, Pak BHD dlm sambutannya mensinyalkan, bhw ke depan PS Bhayangkara harus menghasilkan pemain2 berkualitas melalui rekrutmen pemuda2 berbakat sepakbola dr segala penjuru tanah air yg dilatihb scr profesional dan disiplin tinggi. "PS Bhayangkara akan ikut kompetisi. Kita hrs ikut membantu memajukan sepakbola nasional, spt arahan Bpk Presiden," kata Kapolri."

Saya langsung tulis komentar di status tersebut. "Ide bagus, sayang BHD mo segera pensiun,". Bagi saya usulan pak Bambang Hendarso Danuri soal tim sepakbola itu menandakan ada gairah untuk membenahi sepakbola nasional yang terus terpuruk belakangan ini.

Namun, biar bagaimanapun pak Jenderal BHD harus menyerahkan tampuk jabatan pada Oktober karena masuki masa pensiun. Tiga na…