Wednesday, July 6, 2011

Harga perusahaan Twitter kini US$7 miliar


Twitter Inc, situs microblogging yang terkenal dengan 140 karakternya, dikabarkan tengah mengumpulkan dana US$7 miliar.

Salah satu sumber Bloomberg menyebutkan perusahaan yang berbasis di San Francisco tersebut tengah dalam pembicaraan dengan salah satu investor untuk mendapatkan dana jutaan dolar AS.

Nilai perusahaan Twitter naik dua kali lipat sejak Desember, setelah mendapatkan investasi senilai US$200 juta dari konsorsium yang dipimpin Kleiner Perkins Caufield & Byers. Kala itu nilai perusahaan diperkirakan US$3,7 miliar.

Semula perusahaan itu bernilai US$1 miliar pada 2009. Kini SharesPost Inc menilai Twitter memiliki nilai perusahaan US$6,8 miliar.

Twitter terus berupaya mendapatkan dana dari investor strategis ketimbang memilih langkah go public (initial public offering/IPO) seperti yang dilakukan perusahaan media sosial lainnya.

Situs LinkedIn Corp telah IPO pada Mei. Setelah itu Groupon Inc dan Zynga pengembang situ permainan di Facebook, telah memasukkan proposal IPO-nya. Matt Graves, juru bicara Twitter menolak untuk berkomentar.

Pada Juni, salah satu pendiri Twitter, Biz Stone menyatakan mundur dari aktivitas sehari-hari mengikuti langkah Evan Williams.

Perubahan tersebut membuat fokus manajemen mengarah kepada Dick Costolo, yang menjadi chief executive officer sejak Oktober silam dan Jack Dorsey, yang juga salah satu pendiri Twitter.

Perusahaan riset EMarketer Inc di New York menilai pada tahun ini, nilai iklan di Twitter naik 3 kali lipat menjadi US$150 juta. Namun nilai itu jauh lebih kecil dari pendapatan iklan Facebook Inc yang mencapai US$1,86 miliar tahun lalu. (faa)

Twitter aims to get 1 billion users, Williams said in October. Facebook CEO Mark Zuckerberg had previously said that signing up a billion members is “almost a guarantee.”

Twitter revamped its site in September with the aim of being faster, easier to use, and better able to better handle photos and videos. The service now features a second column that lets users quickly look at messages without leaving a page.

Twitter’s new valuation was previously reported by the Wall Street Journal.

No comments: