Tuesday, May 10, 2011

Nama, Nama dan Nama

Anda pernah bersua seseorang dan merasa sangat ingat dengan wajahnya tetapi entah kenapa begitu lupa siapa namanya?

Mengetahui nama seseorang berarti mengetahui bahwa rang tersebut manusia dan bukan "musuh".

Mengetahui nama seseorang berarti mengubah mereka menjadi individu yang unik dan istimewa, dengan masa lalu dan masa depan, dengan nenek moyang dan mungkin keturunan.

Bisa jadi nama itu untuk individu yang telah mengenal kemenangan dan kegagalan.

Orang-orang adalah nama mereka;

Mereka bangga akan nama mereka;

Mereka akan mengulang-ulang nama mereka ribuann kali seumur hidup dan menghubungkan diri dengan nama itu. Itu pula mungkin kata pertama yang mereka pelajari setelah "mama" dan "papa".

Namun roh seseorang jelas tak punya nama.

Roh adalah kebenaran sejati yang menetap di tubuh seseorang selama kurun waktu tertentu dan akan meninggalkan tubuh itu suatu hari nanti.

Tuhan pun takkan repot-repot bertanya "Siapa namamu?" saat jiwa itu tiba di penghakiman terakhir.

Tuhan hanya akan bertanya "Apakah kau menebarkan cinta semasa hidupmu?"

Karena itulah esensi kehidupan: kemampuan untuk mencintai, bukan nama yang tertulis di paspor kita, kartu nama atau tanda pengenal.

Ketika Musa menanyakan nama Tuhan, jawaban yang dia terima: "Aku adalah aku."

Namun, jelas, kamu harus punya nama...

No comments: