Skip to main content

Target Yamaha di Jabar

PT Yamaha Motor Kencana Indah (YMKI) menargetkan penjualan sebanyak 300.000 unit sepeda motor di area Jawa Barat pada tahun ini.
Chief Direct Distribution System II YMKI Area Jabar Sutarya mengatakan tahun ini prinsipalnya berniat melanjutkan dominasi pasar Yamaha di Jabar yang sudah berlangsung selama tiga tahun berturut-turut.
“Penjualan motor kami sudah menjadi nomor satu di pasar Jabar, sejak 2007, 2008, dan 2009 kemarin,” katanya seusai roadshow Hallo Indonesia 2010 bersama pebalap Jorge Lorenzo di Bandung, pekan lalu.
Menurut dia, dengan penjualan sebanyak 300.000 unit motor pada tahun ini, maka Yamaha akan menguasai pasar di Jabar sebesar 50% dari total market share.
Dia menjelaskan, pada 2007, pangsa pasar Yamaha di Jabar mencapai 42,5% dengan total penjualan sebanyak 180.000 unit motor, pada 2008 naik menjadi 44% dengan penjualan 210.000 unit.
Kemudian, lanjutnya, pada 2009 kemarin, Yamaha mengklaim berhasil meningkatkan penguasaan pasarnya menjadi 46,5% atau dengan penjualan mencapai 270.000 unit motor.
“Kami optimistis tahun ini target sebanyak 300.000 unit motor dapat tercapai karena akan ada banyak tipe motor baru siap kami luncurkan tahun ini, guna mendukung penjualan,” jelasnya.
Menurut Sutarya, pada 2010 ini Yamaha akan mengeluarkan sekitar 5—7 model motor terbaru, satu di antaranya adalah Mio, dua model Jupiter Z, satu model sport, dan lainnya adalah moped.
“Kami pastikan motor model terbaru tersebut hadir dengan persiapan teknologi dan performa yang baru, sehingga akan diminati pasar,” katanya.
Marketing Director PT YMKI Vincent Mulyono menjelaskan pasar Yamaha akan semakin kuat dengan hadirnya tagline Semakin di Depan pada motor Yamaha YZR-M1 46 milik Valentino Rossi dan 99 milik Jorge Lorenzo.
Menurut dia, tulisan Semakin di Depan pada motor Rossi dan Lorenzo, akan menjadi sebuah cara untuk menarik minat pasar dan menyukseskan penjualan motor Yamaha.
Selain itu, lanjutnya, hal itu juga akan menjadi prestasi dan sejarah pertama kalinya dalam bahasa Indonesia terpampang di motor pebalap juara dunia.
“Loyalitas konsumen Yamaha di Indonesia dan tangguhnya pebalap Yamaha di ajang lokal dan internasional, akan menjadi pemacu YMKI untuk terus berinovasi dan menjadi semakin di depan,” jelasnya.

Comments

Popular posts from this blog

A Story of Puang Oca & Edi Sabara Mangga Barani

Mantan Wakapolri M. Jusuf Mangga Barani mengaku serius menekuni bisnis kuliner, setelah pensiun dari institusi kepolisian pada awal 2011 silam. Keseriusan itu ditunjukan dengan membuka rumah makan seafood Puang Oca pertama di Jakarta yang terletak di Jalan Gelora Senayan, Jakarta. "Saya ini kan hobi masak sebelum masuk kepolisian. Jadi ini menyalurkan hobi, sekaligus untuk silaturahmi dengan banyak orang. Kebetulan ini ada tempat strategis," katanya 7 Desember 2011. Rumah makan Puang Oca Jakarta ini merupakan cabang dari restoran serupa yang sudah dibuka di Surabaya. Manggabarani mengatakan pada prinsinya, sebagai orang Makassar, darah sebagai saudagar Bugis sangat kental, sehingga dia lebih memilih aktif di bisnis kuliner setelah purna tugas di kepolisian. Rumah makan Puang Oca ini menawarkan menu makanan laut khas Makassar, namun dengan cita rasa Indonesia. Menurut Manggabarani, kepiting, udang dan jenis ikan lainnya juga didatangkan langsung dari Makassar untuk menjamin ke...

Preman Jakarta, antara Kei, Ambon, Flores, Banten dan Betawi

BERDIRI menelepon di pintu pagar markasnya, rumah tipe 36 di Kaveling DKI Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Umar Ohoitenan Kei, 33 tahun, tampak gelisah. Pembicaraan terkesan keras. Menutup telepon, ia lalu menghardik, “Hei! Kenapa anak-anak belum berangkat?” Hampir setengah jam kemudian, pada sekitar pukul 09.00, pertengahan Oktober lalu itu, satu per satu pemuda berbadan gelap datang. Tempat itu mulai meriah. Rumah yang disebut mes tersebut dipimpin Hasan Basri, lelaki berkulit legam berkepala plontos. Usianya 40, beratnya sekitar 90 kilogram. Teh beraroma kayu manis langsung direbus-bukan diseduh-dan kopi rasa jahe segera disajikan. Hasan mengawali hari dengan membaca dokumen perincian utang yang harus mereka tagih hari itu. Entah apa sebabnya, tiba-tiba Hasan membentak pemuda pembawa dokumen. Yang dibentak tak menjawab, malah melengos dan masuk ke ruang dalam.Umar Kei, 33 tahun, nama kondang Umar, tampak terkejut. Tapi hanya sedetik, setelah itu terbahak. Dia tertawa sampai ...

PREMAN JAKARTA: Siapa bernyali kuat?

Saya paling suka cerita dan film tentang thriller, mirip mobster, yakuza, mafia dll. Di Indonesia juga ada yang menarik rasa penasaran seperti laporan Tempo 15 November 2010 yang berjudul GENG REMAN VAN JAKARTA. >(http://majalah.tempointeraktif.com/id/arsip/2010/11/15/INT/mbm.20101115.INT135105.id.html) TANGANNYA menahan tusukan golok di perut. Ibu jarinya nyaris putus. Lima bacokan telah melukai kepalanya. Darah bercucuran di sekujur tubuh. "Saya lari ke atas," kata Logo Vallenberg, pria 38 tahun asal Timor, mengenang pertikaian melawan geng preman atau geng reman lawannya, di sekitar Bumi Serpong Damai, Banten, April lalu. "Anak buah saya berkumpul di lantai tiga." Pagi itu, Logo dan delapan anak buahnya menjaga kantor Koperasi Bosar Jaya, Ruko Golden Boulevard, BSD City, Banten. Mereka disewa pemilik koperasi, Burhanuddin Harahap. Mendapat warisan dari ayahnya, Baharudin Harahap, ia menguasai puluhan koperasi di berbagai kota, seperti Bandung, Semaran...