Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Bunga

Kredit Rumah Murah dan Mudah: Pilih FLPP atau KUR Perumahan?

Bagi banyak anak muda di Indonesia, mimpi punya rumah sendiri sering terasa berat. Harga tanah melesat, cicilan terlihat menakutkan, sementara gaji tidak selalu tumbuh secepat biaya hidup. Akhirnya banyak yang menunda, atau memilih mengontrak lebih lama dengan pikiran “nanti saja kalau sudah mapan” . Padahal, menunda terlalu lama justru membuat impian itu makin jauh, karena harga rumah terus naik setiap tahun. Kabar baiknya, pemerintah sebenarnya sudah menyiapkan beberapa jalur pembiayaan untuk membantu generasi muda mewujudkan mimpi punya hunian. Dua program yang paling banyak dibicarakan adalah FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) dan KUR Perumahan . Keduanya sama-sama memberi akses cicilan terjangkau, tapi dengan mekanisme, sasaran, dan manfaat yang berbeda. Memahami perbedaan ini penting, terutama bagi kaum muda yang sedang mempertimbangkan langkah besar membeli rumah. Kenapa Anak Muda Perlu Bergerak Cepat? Sebelum masuk ke detail program, mari kita pahami dulu ko...

Crazy Rich Indonesia & Lonjakan Simpanan di Bank

Kata orang, beberapa teori ekonomi sulit dipakai untuk menjelaskan kondisi di Indonesia. Boleh jadi benar, boleh jadi tak begitu juga. Salah satu yang menarik adalah ketika kita melihat jumlah simpanan yang terus menumpuk di perbankan di Tanah Air. Kenaikan ini terus terjadi tiap tahun loh! Seriussss… https://ekonomi.bisnis.com/read/20180202/9/733521/wow-30-duit-program-dana-desa-bisa-dongkrak-daya-beli-500 Teorinya, jika harga barang tinggi dan mahal, acuan suku bunga dinaikkan. Bunga yang tinggi akan menarik minat orang untuk menaruh uangnya di bank, ketimbang belanja. Uang masuk ke system perbankan, tak ada yang belanja, harga barang pun harusnya turun. Itu sih teorinya. Di Indonesia, dalam beberapa tahun terakhir, inflasi relative bisa dijinakkan. Suku bunga pun terus melandai. Suku bunga acuan dari Bank Indonesia yaitu BI 7-DRR pun konsisten turun sehingga rezim suku bunga rendah pun bertahta. Di 2018—2019, suku bunga acuan masih 6%--5%. Mulai Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI...

Mungkinkah Bunga Pinjol Lebih Murah?

Tulisan ini terbit di Bisnis Indonesia. Please visit and read https://bisnisindonesia.id/ untuk mendapatkan informasi mendalam, terkini dan terpercaya. Bisnis pinjaman online (pinjol) masih menjadi perhatian utama masyarakat saat ini. Setelah terjadi banyak korban yang rugi material hingga nyawa, bisnis pinjol illegal pun diberantas secara massif oleh pihak kepolisian. Yang terbaru, hasil Ijtima Ulama Majelis Ulama Indonesia (MUI) ke-VII pada pekan lalu, menetapkan fatwa aktivitas pinjaman online haram, dikarenakan terdapat unsur riba. Tentu saja fatwa para ulama tersebut berpotensi mempengaruhi pandangan dan minat public terhadap bisnis layanan financial technology (fintech) yang menyediakan jasa pinjaman online.  Keberadaan fatwa haram pinjol ini seperti mengingatkan kembali pada keputusan MUI pada Desember 2003 yang mengharamkan bunga bank. Saat itu, kegemparan terjadi di masyarakat. Ada yang pro, ada pula yang kontra. Hal itu tak lepas dari kondisi industry jasa keuangan p...