Skip to main content

Posts

Showing posts with the label INDY

Saham WIRG dan Bisnis Metaverse yang Menggoda

Perusahaan teknologi dan digital sedang hype. Banyak anak muda yang ingin punya perusahaan rintisan startup bidang teknologi digital. Awalnya startup kecil, dibesarkan perlahan, lalu dijual di bursa efek. Saham-sahamnya pun ternyata diburu orang. Di April 2022, ini public lebih banyak disuguhi cerita soal PT Goto Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) yang masuk bursa saham. Jumlah sahamnya yang dijual memang besar. Dana initial public offering (IPO) GOTO juga gede yaitu Rp13 triliun lebih. Nomor tiga terbesar di BEI. Namun, bukan GOTO yang jadi primadona pasar saham selama dua pekan ini. Adalah Perusahaan teknologi perangkat lunak PT WIR Asia Tbk. (WIRG) yang sahamnya terbang meroket ke utara dan menyentuh titik auto reject atas (ARA). Tak tanggung-tanggung, WIRG bisa ARA selama lebih dari 7 hari. WIRG mulai listing 4 April 2022 dengan harga IPO Rp168 dan melepas 2,57 miliar lembar saham. Dana yang terkumpul dari IPO WIRG sebesar Rp431,89 miliar, jauh banget dari GOTO. Secara rinci, seki...

Investasi Saham dan Portofolio Lo Kheng Hong Maret 2022

Ingin kaya. Itu mungkin keinginan nyaris semua orang, termasuk saya dan Anda. Berdiam diri tak akan menghasilkan kekayaan. Bekerja adalah pilihan untuk mendapatkan upah. Jika ingin kaya, janganlah cuma menabung, tetapi berinvestasilah. Investasi bisa di mana saja, di produk apa saja, dan kapan saja. Emas, tanah, property, saham hingga uang kripto, NFT (non-fungible token) boleh jadi pilihan. Uang kripto mungkin terlalu canggih. NFT lagi digandrungi banyak orang. Namun, saham memiliki inner beauty yang bikin kepincut. Banyak yang mengatakan investasi saham membutuhkan modal yang tinggi. Belum lagi, investasi saham memiliki risiko tinggi. Tidak salah tapi tak sepenuhnya benar juga. Saat ini banyak saham yang bisa dibeli dengan harga yang murah. Benar-benar murah, tetapi bukan murahan. Satuan pembelian saham adalah 1 lot dan setiap 1 lot terdiri dari 100 lembar saham. Anda tinggal memilih saham apa yang hendak dibeli. Ambil contoh saham PT Bank Central Asia Tbk, dengan kode ...

Harga Batu Bara Meroket, Siapa Untung?

Tulisan ini terbit di Bisnis Indonesia. Please visit and read https://bisnisindonesia.id/ untuk mendapatkan informasi mendalam, terkini dan terpercaya. Harga gas alam dan minyak bumi yang meningkat beberapa pekan terakhir telah memicu potensi krisis energy di sejumlah negara-negara yang selama ini memimpin arah perekonomian dunia. Krisis harga gas alam yang tinggi di Eropa, China dan Korea Selatan mengakibatkan biaya pembangkit listrik menjadi lebih mahal di negara-negara tersebut. Mereka pun beralih menggunakan bahan bakar batu bara yang dinilai lebih murah dibandingkan dengan biaya penggunaan gas alam.  Dampaknya harga batu bara global memanas. Kenaikan harga batu bara Newcastle di pasar spot komoditas global menembus kisaran US$200 per metric ton. Harga komoditas tambang yang dikenal dengan sebutan ‘emas hitam’ itu meroket lebih dari 150% sejak awal tahun ini. Bagi Indonesia, kenaikan harga batu bara memberikan sentiment positif terhadap banyak hal. Kinerja produsen batu ba...