Skip to main content

Target PBB dan BPHTB

Pemerintah menargetkan penarikan pajak dari pajak bumi dan bangunan (PBB) dan bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB) dalam target penerimaan APBN 2010 masing-masing sebesar Rp26,5 triliun dan Rp7,4 triliun.

Hal itu terungkap dalam Surat Edaran Dirjen Pajak No. 15/PJ/2010 tentang Rincian Rencana Penerimaan PBB dan BPHTB TA 2010 tertanggal 4 Februari 2010.

Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Mochamad Tjiptardjo dalam SE itu meminta seluruh kabupaten dan kota serta kantor pelayanan pajak (KPP) Pratama untuk menyusun rincian rencana penerimaan PBB per sektor (kecuali sektor pertambangan migas) dan BPHTB dari target nasional tersebut.

"[Penyusunan] berdasarkan usulan dari masing-masing Kanwil Ditjen Pajak, dengan memperhatikan surat Dirjen Pajak No. S-09/PJ.08/2010 tertanggal 8 Januari 2010 hal breakdown rencana penerimaan PBB dan BPHTB TA 2010," katanya dalam SE itu yang diperoleh Bisnis.com hari ini.

Selanjutnya, Kepala KPP Pratama diminta untuk segara berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota setempat dalam rangka pengamanan penerimaan PBB dan BPHTB TA 2010. "Usulan revisi atas rincian rencana penerimaan dalam surat edaran ini hanya diterima sebelum bulan ketiga triwulan II/2010."

Kasubdit Penerimaan Direktorat Kepatuhan, Potensi, dan Penerimaan Ditjen Pajak Anggrah Suryo menambahkan jika penerimaan pajak dari PBB dan BPHTB merupakan penerimaan pajak yang dibagi hasilkan kepada daerah sehingga rincian penarikan pajaknya pun harus melibatkan pemerintah kabupaten dan kota.

"Kabupaten dan kota mempunyai target sendiri yang nanti dimasukkan di APBD mereka," jelanya.

Menurutnya, besarnya kontribusi penerimaan dari masing-masing daerah selama ini sangat fluktuatif tergantung sektor PBB yang disumbangkan misalnya dari PBB perdesaan dan perkotaan.

"Tapi untuk tahun kemarin kontribusi penerimaan PBB disumbang oleh DKI Jakarta dari PBB perkotaan. Habis itu kalau nggak salah Jawa Timur," ujarnya.

Tahun lalu, realisasi penerimaan pajak dari PBB mencapai Rp24 triliun atau 101% dari rencana 2009 sebesar Rp23 triliun, sedangkan untuk BPHTB mencapai Rp6,4 triliun atau 92% dari rencana 2009 sebesar 6,9 triliun.

Comments

Popular posts from this blog

Eka Frestya, Avvy Olivia & Astri Rachmadani

Astri : Bang Norman sekarang tajir n terkenal lho ky selebritis. Avvy: Padahal dulu pernah nembak gue tuh.!! Eka : OMG..bener lu..?! Avvy: Yoi.... Astri : Trus..truss, lu terima ga....?! Avvy : Ngga lha....lagian nembak gue pake cara muter2in pohon segala kaya filem India, mirip Shahruk khan aja, gue kan pingin di tembak ala Amrik. Eka : Tapi lu nyesel ga sekarang...?! Avvy : Bangeeeeet..!! itu obrolan imajiner dari ketiga Cops Angels Briptu Eka Frestya, Brigadir Avvy Olivia dan Brigadir Astri Rachmadani. Berikut hasil wawancara faktual dari Fajar Anugrah Putra | Newsroom Blog – Kam, 21 Apr 2011 11.28 WIB dan foto Yahoo!/Bernard Chaniago. Briptu Eka Frestya Ingin Jadi Model Brigadir (Polisi) Satu Eka Frestya adalah salah satu duta Kepolisian RI dalam menjalankan tugas mendekatkan korps dengan masyarakat. Melalui televisi, ia dan sejumlah rekannya kerap tampil menyampaikan informasi lalu lintas. Paras manis Eka membuat wajahnya mudah diingat orang. Ke...

Preman Jakarta, antara Kei, Ambon, Flores, Banten dan Betawi

BERDIRI menelepon di pintu pagar markasnya, rumah tipe 36 di Kaveling DKI Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Umar Ohoitenan Kei, 33 tahun, tampak gelisah. Pembicaraan terkesan keras. Menutup telepon, ia lalu menghardik, “Hei! Kenapa anak-anak belum berangkat?” Hampir setengah jam kemudian, pada sekitar pukul 09.00, pertengahan Oktober lalu itu, satu per satu pemuda berbadan gelap datang. Tempat itu mulai meriah. Rumah yang disebut mes tersebut dipimpin Hasan Basri, lelaki berkulit legam berkepala plontos. Usianya 40, beratnya sekitar 90 kilogram. Teh beraroma kayu manis langsung direbus-bukan diseduh-dan kopi rasa jahe segera disajikan. Hasan mengawali hari dengan membaca dokumen perincian utang yang harus mereka tagih hari itu. Entah apa sebabnya, tiba-tiba Hasan membentak pemuda pembawa dokumen. Yang dibentak tak menjawab, malah melengos dan masuk ke ruang dalam.Umar Kei, 33 tahun, nama kondang Umar, tampak terkejut. Tapi hanya sedetik, setelah itu terbahak. Dia tertawa sampai ...

Ini syarat menjadi pemain sepak bola

Sepak bola itu tak sekedar olah raga menendang bola. Ini olahraga yang full body contact. Menjadi pemain bola tentu ada syaratnya.. bagi saya, seorang pemain bola tentu dimulai dari HATI. Semuanya memang dari hati, kalau hati sudah cinta sama sepak bola, apapun dilakukan. syarat nomor dua, tentu saja BAKAT. tak semua pemain sepakbola menjadi peraih gelar FIFA best player of the year. Pele, Maradona, Ronaldo plontos, Zinedine Zidane, Cristiano Ronaldo, Lionel Messi tak lahir setiap tahun. Syarat nomor tiga, wajib adalah FISIK. Tubuh yang sehat fisik luar dalam lebih diutamakan. Tak perlu menjadi pemain yang setinggi saya (185 cm) untuk menjadi pemain bola andal. Toh Lionel Messi jadi pemain terbaik dunia dengan tinggi 20 cm lebih rendah dari saya. Dulu ada kiper Meksiko terkenal Jorge Campos, dia termasuk pendek tapi bermain di Piala Dunia dengan apik. Bek belakang Paolo Cannavarro hanya 170 cm, terlalu pendek untuk centre back, tapi toh Cannavarro kapten Azurri kala juara dunia 2006, y...