Monday, January 30, 2012

Apa itu REKSA DANA

Reksa dana, banyak orang yang terkadang tak juga paham barang apa itu?


Ada yang katakan reksa dana itu pasti bicara saham, bahkan ada yang bilang reksa dana itu mainan orang-orang pasar modal aja lah...

Belum lagi ada yang bilang reksa dana itu sama dengan dana reksa gak? danareksa merupakan perusahaan sekuritas, jadi jelas berbeda.

Reksa dana adalah wadah dan pola pengelolaan dana/modal bagi sekumpulan investor untuk berinvestasi dalam instrumen-instrumen investasi yang tersedia di Pasar dengan cara membeli unit penyertaan reksadana. Dana ini kemudian dikelola oleh Manajer Investasi (MI) ke dalam portofolio investasi, baik berupa saham, obligasi, pasar uang ataupun efek/sekuriti lainnya.

Reksa dana aman gak? relatif... pastinya sih aman tetapi tidak salah juga bila ada banyak kasus reksa dana yang ditilep sekuritasnya. Coba aja tanya om gugel..

Bagaimana dengan proyeksi 2012?

Ketua Asosiasi Pengelola Reksa Dana Indonesia Abiprayadi Riyanto mengatakan NAB reksa dana memang meningkat bersamaan dengan pertumbuhan unit penyertaan. Tahun ini, pihaknya tetap memperkirakan pertumbuhan aset industri antara 15%--20%.

Dia mengatakan krisis Eropa saat ini, sebagaimana diungkapkan oleh Menteri Keuangan, belum berada pada level terendah dibandingkan dengan krisis di Amerika Serikat. Artinya, sentimen krisis belum akan berlalu pada awal tahun ini.

"Dana kelolaan kami perkirakan tumbuh 15%-20% tahun ini. Krisis Eropa belum berada di level bottom ya. Justru itu kita mesti lihat bagaimana pengaruhnya, rasanya penerbitan reksa dana pada awal tahun masih akan tertunda," katanya.

Namun dia menegaskan tantangan tahun ini adalah bagaimana mengoptimalkan edukasi kepada masyarakat mengenai reksa dana. "Itu [edukasi] merupakan tugas bersama regulator dan pemangku kepentingan lainnya."

Total nilai aktiva bersih reksa dana konvensional, terproteksi, dan penyertaan terbatas mencapai Rp201,53 triliun per 28 Desember 2011 atau meningkat 17,9% dari periode yang sama 2010 sebesar Rp170,92 triliun.

Berdasarkan data siaran pers Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) kenaikan tersebut juga disertai pertumbuhan unit penyertaan 20,3% menjadi 98,15 miliar unit, dari sebelumnya 81,59 miliar.

Jika nilai reksa dana penyertaan terbatas (RDPT) yang ditawarkan secara khusus kepada pemodal profesional Rp35,2 triliun dikeluarkan dari nilai aktiva bersih (NAB), dana kelolaan reksa dana menjadi Rp166,33 triliun. Nilai tersebut meningkat 16% dari sebelumnya 142,81 triliun setelah RDPT dikeluarkan.

Bapepam-LK juga mencatat sepanjang tahun lalu memberikan pernyataan efektif terhadap 141 reksa dana, yang meliputi 50 reksa dana konvensional dan 91 reksa dana terproteksi. Pernyataan efektif juga diberikan kepada 4 RDPT atau private equity fund.

Sebagai perbandingan, pada 2010 regulator pasar modal memberikan pernyataan efektif lebih banyak, yakni 144 reksa dana, yang meliputi 26 konvensional dan 118 terproteksi.

Adapun jumlah reksa dana termasuk terproteksi dan RDPT yang beredar sepanjang tahun lalu mencapai 765 reksa dana-yang terdiri dari 673 reksa dana ditambah 92 RDPT-dari tahun sebelumnya 714 reksa dana.

Ketua Bapepam-LK Nurhaida mengatakan guna memonitor regulasi soal pengelolaan investasi, pihaknya mengevaluasi 48 manajer investasi (MI) yang mencakup di antaranya perkembangan dana kelolaan dan permodalan.

Selain itu, otoritas pasar modal juga mengevaluasi kompetensi sumber daya manusia, kecukupan teknologi informasi, dan strategi manajemen risiko setiap MI. Dari sisi peningkatan industri, katanya, pertumbuhan juga terjadi dan tampak dari nilai aktiva bersih.

"Tahun lalu kami berikan fleksibilitas kepada MI misalnya perluasan kategori efek. Dari sisi pengelolaan produk investasi, NAB industri juga meningkat 17,90% dan unit penyertaan juga naik," katanya dalam pertanyaan resmi akhir pekan lalu.

No comments: