Skip to main content

Alam Sutera strives to reach IDR240 billion profit

by: Fahmi Achmad
Bisnis Indonesia

JAKARTA: Publicly listed property developer PT Alam Sutera Realty Tbk is optimistic to overtake its target of IDR800 billion revenue and IDR240 billion net profit at the end of year, even though the second half of sales is predictably hampered by holiday.

The management of Alam Sutera represented by Director Joseph Sanusi Tiong and Lilia S. Sukotio in its disclosure yesterday conceded its last year's revenue around by IDR400 billion.

"This year [revenue] is projected to reach by IDR800 billion including its net income target within by IDR230 billion to IDR240 billion. The higher net income percentage stands predictably more than 30%," said the management explained the results of public expose.

According to them, the optimism in achieiving the revenue and income target as the cost growth is not too drastic, while sales prices continue to rise.

Tjong and Lilia added that the marketing sales in the first half has reached by IDR1 trillion.

"The company targets to reach IDR1.5 trillion in 2010, however, the sales in the second half of 2010 would not be higher than that of in the first half because of the number of holiday as Lebaran and Christmas. The sales usually rise in September and October, but now Lebaran day dated in September," Tjong explained.

Corporate Secretary of Alam Sutera Hendra Kurniawan continued that the sales volume of property product that is being run through first half of 2010 touched by IDR396.8 billion and successfully bossted the net income valued by IDR123.9 billion.

Hendra also said that the net income booked in first half of this year was higher by 86% than that of in same period of last year.

The sales' increase of 70% in the first half of this year, as he stated, was contributed by the increase of land prices bought by a number consumers to construct their residentials independently.

"Land prices rose rapidly in Alam Sutera. As an illustration, the land price in the Sutera Alba cluster has reached IDR4 million per square meter, while for the commercial area land prices touched IDR6 million per square meter," he said.

The sales composition in Alam Sutera consisted by 60% for residential area and the rest of 40% for commercial area.

Alam Sutera Realty, a ASRI-coded company, has a land total by 1,225 hectare by the composition consisted 1,100 ha for decision-lettered land and 800 ha for exempt land. (t01/wiw)

Comments

Popular posts from this blog

A Story of Puang Oca & Edi Sabara Mangga Barani

Mantan Wakapolri M. Jusuf Mangga Barani mengaku serius menekuni bisnis kuliner, setelah pensiun dari institusi kepolisian pada awal 2011 silam. Keseriusan itu ditunjukan dengan membuka rumah makan seafood Puang Oca pertama di Jakarta yang terletak di Jalan Gelora Senayan, Jakarta. "Saya ini kan hobi masak sebelum masuk kepolisian. Jadi ini menyalurkan hobi, sekaligus untuk silaturahmi dengan banyak orang. Kebetulan ini ada tempat strategis," katanya 7 Desember 2011. Rumah makan Puang Oca Jakarta ini merupakan cabang dari restoran serupa yang sudah dibuka di Surabaya. Manggabarani mengatakan pada prinsinya, sebagai orang Makassar, darah sebagai saudagar Bugis sangat kental, sehingga dia lebih memilih aktif di bisnis kuliner setelah purna tugas di kepolisian. Rumah makan Puang Oca ini menawarkan menu makanan laut khas Makassar, namun dengan cita rasa Indonesia. Menurut Manggabarani, kepiting, udang dan jenis ikan lainnya juga didatangkan langsung dari Makassar untuk menjamin ke...

Preman Jakarta, antara Kei, Ambon, Flores, Banten dan Betawi

BERDIRI menelepon di pintu pagar markasnya, rumah tipe 36 di Kaveling DKI Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Umar Ohoitenan Kei, 33 tahun, tampak gelisah. Pembicaraan terkesan keras. Menutup telepon, ia lalu menghardik, “Hei! Kenapa anak-anak belum berangkat?” Hampir setengah jam kemudian, pada sekitar pukul 09.00, pertengahan Oktober lalu itu, satu per satu pemuda berbadan gelap datang. Tempat itu mulai meriah. Rumah yang disebut mes tersebut dipimpin Hasan Basri, lelaki berkulit legam berkepala plontos. Usianya 40, beratnya sekitar 90 kilogram. Teh beraroma kayu manis langsung direbus-bukan diseduh-dan kopi rasa jahe segera disajikan. Hasan mengawali hari dengan membaca dokumen perincian utang yang harus mereka tagih hari itu. Entah apa sebabnya, tiba-tiba Hasan membentak pemuda pembawa dokumen. Yang dibentak tak menjawab, malah melengos dan masuk ke ruang dalam.Umar Kei, 33 tahun, nama kondang Umar, tampak terkejut. Tapi hanya sedetik, setelah itu terbahak. Dia tertawa sampai ...

PREMAN JAKARTA: Siapa bernyali kuat?

Saya paling suka cerita dan film tentang thriller, mirip mobster, yakuza, mafia dll. Di Indonesia juga ada yang menarik rasa penasaran seperti laporan Tempo 15 November 2010 yang berjudul GENG REMAN VAN JAKARTA. >(http://majalah.tempointeraktif.com/id/arsip/2010/11/15/INT/mbm.20101115.INT135105.id.html) TANGANNYA menahan tusukan golok di perut. Ibu jarinya nyaris putus. Lima bacokan telah melukai kepalanya. Darah bercucuran di sekujur tubuh. "Saya lari ke atas," kata Logo Vallenberg, pria 38 tahun asal Timor, mengenang pertikaian melawan geng preman atau geng reman lawannya, di sekitar Bumi Serpong Damai, Banten, April lalu. "Anak buah saya berkumpul di lantai tiga." Pagi itu, Logo dan delapan anak buahnya menjaga kantor Koperasi Bosar Jaya, Ruko Golden Boulevard, BSD City, Banten. Mereka disewa pemilik koperasi, Burhanuddin Harahap. Mendapat warisan dari ayahnya, Baharudin Harahap, ia menguasai puluhan koperasi di berbagai kota, seperti Bandung, Semaran...