Skip to main content

Orang bilang cinta Share

(Wednesday, November 18, 2009 at 10:34pm)

Cinta bukanlah hal yang PASIF ataupun pengalaman yang spontan

Cinta itu BUTUH waktu, usaha, dan energi.

Cinta itu butuh sikap BIJAK

Cinta bukanlah MISTERI

jika dia sebuah cinta.....
dia tidak mendengar...
namun senantiasa bergetar....

jika dia sebuah cinta.....
dia tidak buta..
namun senantiasa melihat dan merasa..

jika dia sebuah cinta.....
dia tidak menyiksa..
namun senantiasa menguji..

jika dia sebuah cinta.....
dia tidak memaksa..
namun senantiasa berusaha..

jika dia sebuah cinta.....
dia tidak cantik..
namun senantiasa menarik..

jika dia sebuah cinta.....
dia tidak datang dengan kata-kata..
namun senantiasa menghampiri dengan hati..

jika dia sebuah cinta.....
dia tidak terucap dengan kata..
namun senantiasa hadir dengan sinar mata..

jika dia sebuah cinta.....
dia tidak hanya berjanji..
namun senantiasa mencoba memenangi..

jika dia sebuah cinta.....
ia mungkin tidak suci..
namun senantiasa tulus..

jika dia sebuah cinta.....
dia tidak hadir karena permintaan..
namun hadir karena ketentuan...

jika dia sebuah cinta.....
dia tidak hadir dengan kekayaan dan
kebendaan...
namun hadir karena pengorbanan dan
kesetiaan..
Yoppy Burnama
Yoppy Burnama
Makanan apaan tuh???
November 18 at 10:47pm
Ina Catharina
Ina Catharina
Mi..mau donk di tag ke gw :)
November 18 at 10:56pm
Bogi Triyadi
Bogi Triyadi
ini perusahaan sekuritas baru ya.....
November 18 at 11:20pm
Wulan Tunjung Palupi
Wulan Tunjung Palupi
duh mas..kok gw pengen nangis ya bacanya...huhuhu...
November 19 at 12:28am
Tray Hp
Tray Hp
istighfar mas..... lagi kesambet setan martabak ye???
November 19 at 1:09am
Fatya Alfaraby
Fatya Alfaraby
Una,,,yailah kayak ngerti cinta aja lu..verdomah!
November 19 at 2:17am
Zulaikha Syamsuddin
Zulaikha Syamsuddin
Bner2 99% asli. Sisax mesti tag ke gw dl,.. Mau dunk,..
November 19 at 7:22am
Fahmi Achmad
Fahmi Achmad
waaaaah para penggemar cinta rupanya.....
November 19 at 3:45pm
Wulan Tunjung Palupi
Wulan Tunjung Palupi
huahaha...kampret lo ty...kan gw pura-puranya ngerti...
November 19 at 3:47pm
Fahmi Achmad
Fahmi Achmad
Una, ratu glonggongan mah jangan didengerin.. tanya tuh si stevi...
November 19 at 3:47pm
Wulan Tunjung Palupi
Wulan Tunjung Palupi
stevy cuma ngerti cinta yang berbentuk martabak...hihi
November 19 at 4:14pm
Frina Hakim
Frina Hakim
nyong...tag ke gw dunk...plizzzzz
November 19 at 4:41pm
Fahmi Achmad
Fahmi Achmad
Ina, mohon ijin komandan...
November 19 at 4:46pm

Comments

Popular posts from this blog

A Story of Puang Oca & Edi Sabara Mangga Barani

Mantan Wakapolri M. Jusuf Mangga Barani mengaku serius menekuni bisnis kuliner, setelah pensiun dari institusi kepolisian pada awal 2011 silam. Keseriusan itu ditunjukan dengan membuka rumah makan seafood Puang Oca pertama di Jakarta yang terletak di Jalan Gelora Senayan, Jakarta. "Saya ini kan hobi masak sebelum masuk kepolisian. Jadi ini menyalurkan hobi, sekaligus untuk silaturahmi dengan banyak orang. Kebetulan ini ada tempat strategis," katanya 7 Desember 2011. Rumah makan Puang Oca Jakarta ini merupakan cabang dari restoran serupa yang sudah dibuka di Surabaya. Manggabarani mengatakan pada prinsinya, sebagai orang Makassar, darah sebagai saudagar Bugis sangat kental, sehingga dia lebih memilih aktif di bisnis kuliner setelah purna tugas di kepolisian. Rumah makan Puang Oca ini menawarkan menu makanan laut khas Makassar, namun dengan cita rasa Indonesia. Menurut Manggabarani, kepiting, udang dan jenis ikan lainnya juga didatangkan langsung dari Makassar untuk menjamin ke...

Preman Jakarta, antara Kei, Ambon, Flores, Banten dan Betawi

BERDIRI menelepon di pintu pagar markasnya, rumah tipe 36 di Kaveling DKI Pondok Kelapa, Jakarta Timur, Umar Ohoitenan Kei, 33 tahun, tampak gelisah. Pembicaraan terkesan keras. Menutup telepon, ia lalu menghardik, “Hei! Kenapa anak-anak belum berangkat?” Hampir setengah jam kemudian, pada sekitar pukul 09.00, pertengahan Oktober lalu itu, satu per satu pemuda berbadan gelap datang. Tempat itu mulai meriah. Rumah yang disebut mes tersebut dipimpin Hasan Basri, lelaki berkulit legam berkepala plontos. Usianya 40, beratnya sekitar 90 kilogram. Teh beraroma kayu manis langsung direbus-bukan diseduh-dan kopi rasa jahe segera disajikan. Hasan mengawali hari dengan membaca dokumen perincian utang yang harus mereka tagih hari itu. Entah apa sebabnya, tiba-tiba Hasan membentak pemuda pembawa dokumen. Yang dibentak tak menjawab, malah melengos dan masuk ke ruang dalam.Umar Kei, 33 tahun, nama kondang Umar, tampak terkejut. Tapi hanya sedetik, setelah itu terbahak. Dia tertawa sampai ...

PREMAN JAKARTA: Siapa bernyali kuat?

Saya paling suka cerita dan film tentang thriller, mirip mobster, yakuza, mafia dll. Di Indonesia juga ada yang menarik rasa penasaran seperti laporan Tempo 15 November 2010 yang berjudul GENG REMAN VAN JAKARTA. >(http://majalah.tempointeraktif.com/id/arsip/2010/11/15/INT/mbm.20101115.INT135105.id.html) TANGANNYA menahan tusukan golok di perut. Ibu jarinya nyaris putus. Lima bacokan telah melukai kepalanya. Darah bercucuran di sekujur tubuh. "Saya lari ke atas," kata Logo Vallenberg, pria 38 tahun asal Timor, mengenang pertikaian melawan geng preman atau geng reman lawannya, di sekitar Bumi Serpong Damai, Banten, April lalu. "Anak buah saya berkumpul di lantai tiga." Pagi itu, Logo dan delapan anak buahnya menjaga kantor Koperasi Bosar Jaya, Ruko Golden Boulevard, BSD City, Banten. Mereka disewa pemilik koperasi, Burhanuddin Harahap. Mendapat warisan dari ayahnya, Baharudin Harahap, ia menguasai puluhan koperasi di berbagai kota, seperti Bandung, Semaran...