Bagi banyak anak muda di Indonesia, mimpi punya rumah sendiri sering terasa berat. Harga tanah melesat, cicilan terlihat menakutkan, sementara gaji tidak selalu tumbuh secepat biaya hidup. Akhirnya banyak yang menunda, atau memilih mengontrak lebih lama dengan pikiran “nanti saja kalau sudah mapan” . Padahal, menunda terlalu lama justru membuat impian itu makin jauh, karena harga rumah terus naik setiap tahun. Kabar baiknya, pemerintah sebenarnya sudah menyiapkan beberapa jalur pembiayaan untuk membantu generasi muda mewujudkan mimpi punya hunian. Dua program yang paling banyak dibicarakan adalah FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) dan KUR Perumahan . Keduanya sama-sama memberi akses cicilan terjangkau, tapi dengan mekanisme, sasaran, dan manfaat yang berbeda. Memahami perbedaan ini penting, terutama bagi kaum muda yang sedang mempertimbangkan langkah besar membeli rumah. Kenapa Anak Muda Perlu Bergerak Cepat? Sebelum masuk ke detail program, mari kita pahami dulu ko...
.... nun jauh di sana, dua kampung saling terkait