Monday, January 31, 2011

Agung Podomoro kembali ke kota

Performa PT Agung Podomoro Land Tbk, emiten yang melantai di Bursa Efek Indonesia pada 11 November 2010, diproyeksikan kian mengilap. Kuncinya: pertumbuhan permintaan apartemen dan pembangunan proyek baru.

Agung Podomoro, emiten yang merupakan bagian dari Agung Podomoro Group, mulai melihat peluang akan kebutuhan apartemen sejak 10 tahun lalu dan dilanjutkan dengan memperkenalkan konsep back to the city alias kembali ke kota.

Kemacetan yang mendera saat pagi dan sore hari membuat banyak orang berpikir ulang untuk memiliki rumah di pinggiran kota. Alhasil mata kaum urban ini tertuju pada hunian jangkung yang berdiri tegak di pusat kota dan memanjakan dengan beragam kemudahan akses.

Liliana Bambang, analis J.P. Morgan, dalam risetnya yang dipublikasikan pada 8 Desember 2010, menyebutkan peningkatan kinerja perseroan akan didukung oleh masih minimnya penduduk Jakarta yang menjatuhkan pilihan untuk tinggal di apartemen.

Populasi Jakarta pada tahun lalu mencapai 9 juta orang. Jumlah ini melonjak menjadi 13 juta orang pada siang hari. Jumlah apartemen yang tersedia baru mencapai 73.000 unit dan hanya 2,2% dari total populasi penduduk pada siang hari yang bertempat tinggal di apartemen.

Tim riset Indo Premier Securities dalam riset yang dirilis pada 21 Desember 2010 juga menyebutkan pengalaman yang dimiliki perseroan mengasah dan mempertajam kemampuan Agung Podomoro di ranah pengembang superblok.

Sejak 2002 hingga 2010, perseroan menjadi pemain yang aktif di pasar superblok dan menguasai pangsa pasar kondominium hingga 51%.

Superblok merupakan konsep yang memadukan hunian dengan perkantoran, pusat kuliner, perbelanjaan, dan hiburan. Tahun lalu, konsep ini kian mencuat. Ketersediaan hunian yang mengusung konsep superblok pada tahun lalu mencapai 32 superblok dari 17 pengembang atau tumbuh dari hanya 6 superblok pada era sebelum krisis ekonomi 1998.

Agung Podomoro merupakan pemain terdepan dengan membangun sembilan proyek, termasuk tiga proyek, yaitu Central Park, Kuningan City, dan Green Bay Pluit.

"Dengan pertumbuhan ekonomi yang kian kuat, populasi penduduk muda yang terus bertambah, industri properti di dalam negeri memiliki prospek yang cerah. Urbanisasi, kemampuan daya beli yang meningkat, dan pendapatan kelas menengah yang terus tumbuh akan menjadi penggerak utama permintaan perumahan," demikian paparan dari riset Indo Premier.

Kemilau sektor properti juga didukung oleh industri perbankan yang sehat, iklim suku bunga yang rendah, dan penetrasi kredit perumahan yang masih kecil.

Selain sebagai pengembang apartemen, bisnis Agung Podomoro juga disokong oleh pendirian mal, perkantoran, dan hotel yang menyumbang recurring income (pendapatan berulang).

Pada 2010, J.P. Morgan memproyeksikan kontribusi terbesar terhadap pendapatan perseroan atau sebanyak 97% masih berasal dari apartemen. Adapun, bisnis yang menghasilkan pendapatan berulang hanya menyumbang 3%.

"Kendati demikian, porsi dari non-recurring income akan tumbuh seiring penyelesaian sejumlah proyek mal dan hotel pada 2011 dan 2012. Kami perkirakan recurring income ini akan tumbuh dari 3% pada 2010 menjadi 19% pada 2011 dan 20% pada 2012," ujar Liliana.

Pertumbuhan sewa dari perkantoran dan pusat perbelanjaan dipatok akan mencapai 5% dibandingkan dengan tahun lalu, selaras dengan inflasi.

Tingkat sewa untuk mal pada 2 tahun pertama beroperasi diasumsikan mencapai 60%-75% kemudian meningkat menjadi 90% hingga 95%. Angka ini berada di atas rata-rata tingkat sewa pengelola pusat perbelanjaan yang berada di level 85%.

Salah satu mal yang dimiliki Agung Podomoro adalah Central Park Mall yang berada di Jakarta Barat dan beroperasi sejak September 2009.

Tingkat sewa pusat perbelanjaan yang membidik kelas menengah ke atas ini telah mencapai 60% dan akan bertambah mengingat komitmen yang telah dicapai mencapai 70%.

Indo Premier memproyeksikan kontribusi dari bisnis yang mendulang pendapatan berulang ini akan tumbuh menjadi 21% pada 2012 seiring dengan kehadiran sejumlah proyek anyar, seperti Kuningan City dan Festival Citylink pada 2011 serta perkantoran Central Park pada 2012.

Sayangnya, pergerakan harga saham Agung Podomoro di pasar tidak beriringan dengan kinerja perseroan yang diprediksi akan terus menjulang.
Read more >>

Gudang Garam antara rokok dan aviasi

Untuk sebagian besar perokok, inflasi tidak menjadi alasan yang kuat untuk berhenti mengonsumsi rokok. Pilihan yang menguntungkan untuk produsen rokok, termasuk PT Gudang Garam Tbk.

Terlepas dari kontroversi mengenai dampak produk itu untuk kesehatan, 'kesetiaan' konsumennya membuat produsen rokok tidak perlu terlalu pusing dengan lonjakan inflasi.

Bagi Gudang Garam, salah satu perusahaan rokok yang sahamnya juga tercatat di Bursa Efek Indonesia, sebagian besar biaya justru untuk biaya cukai, mencapai 70%-75% dari total biaya. Untuk biaya pembelian bahan baku, yaitu tembakau dan cengkeh, hanya 15%--20% dari total biaya yang dikeluarkan.

Analis CLSA Swati Chopra, dalam riset yang dipublikasikan pada 16 Januari, menyebutkan komposisi biaya yang dikeluarkan perseroan menyebabkan Gudang Garam cukup tahan terhadap inflasi.

Selain itu, konsumsi rokok masyarakat yang tidak ada perubahan meskipun terjadi inflasi, menyebabkan kinerja Gudang Garam relatif terjaga.

Kendati demikian, langkah perseroan yang menaikkan harga jual rokok secara signifikan pada tahun lalu menyebabkan perusahaan ini kehilangan pangsa pasar 3,7% di segmen rokok kretek sigaret mesin.
"Di sisi lain, ada kenaikan pangsa pasar untuk rokok mild di level 2,5% maupun sigaret kretek tangan. Agar pangsa pasar bisa terjaga, kami melihat agar langkah menaikkan harga tidak terlalu agresif," tulis Swati Chopra.

Menurut Swasti, salah satu kunci peningkatan kinerja bagi Gudang Garam adalah dengan menjaga harga jual rokok. Dengan cara ini, kinerja keuangan perseroan bisa lebih baik dari waktu-waktu sebelumnya.
Dengan menjaga harga jual rokok tetap stabil, setidaknya Gudang Garam bisa menjaga pangsa pasarnya.

Belakangan, banyak industri rokok pendatang baru yang membawa merek mirip dengan produsen rokok yang sudah lama ada di pasar. Apabila harga cukup tinggi, tidak mustahil konsumen akan beralih ke merek lain.

Hingga akhir tahun lalu, pendapatan Gudang Garam diperkirakan menembus Rp37,88 triliun, atau naik 14,89% dibandingkan dengan perolehan pada akhir 2009 yang mencapai Rp32,97 triliun.
Pendapatan perseroan diperkirakan mencapai Rp41,72 triliun. Di pos laba bersih, hingga akhir 2010

Gudang Garam diproyeksikan bisa membukukan Rp4,23 triliun atau naik 22,6% dibandingkan dengan pencapaian pada tahun sebelumnya.

Untuk tahun ini, laba bersih perseroan diperkirakan bisa melampaui Rp5,52 triliun atau naik 30,49% dibandingkan dengan pencapaian tahun lalu.

Diversifikasi bisnis

Kendati sudah menjadi perusahaan publik, manajemen Gudang Garam tetap sama dengan tipikal perusahaan rokok lain di Indonesia, yakni relatif tertutup. Tidak banyak rencana-rencana bisnis perseroan yang 'dipampang' ke publik, termasuk strategi usaha yang dijalankan oleh perusahaan ini.

Jika dilihat secara umum, keluarga Wonowidjojo, selaku pemegang saham pengendali Gudang Garam, memang bisa dibilang tertinggal jika dibandingkan dengan dinasti keluarga pemilik perusahaan rokok lainnya.

Sebut saja keluarga Hartono selaku pemegang saham pabrik rokok merek Djarum. Keluarga ini terlihat sangat ekspansif berinvestasi sebagai bentuk diversifikasi usaha yang digeluti selama ini
Portofolio bisnis Keluarga Hartono mencakup perbankan, infrastruktur, bahkan disebut-sebut juga masuk ke perkebunan.

Diversifikasi bisnis usaha keluarga Hartono memang sejalan dengan tren yang saat ini berkembang, di mana bisnis komoditas, finansial dan infrastruktur cukup booming di Indonesia.

Portofolio tersebut bisa menopang bisnis 'klasik' dari keluarga ini yang mungkin saja melambat pergerakannya, seiring dengan gencarnya gerakan anti-rokok.

Sementara itu, keluarga Sampoerna bahkan sudah jauh-jauh hari melakukan diversifikasi bisnis, dengan memasuki sektor perkebunan kelapa sawit, infrastruktur (telekomunikasi), finansial, hingga hiburan. Keluarga ini bahkan akhirnya memilih melepas bisnis rokoknya untuk selanjutnya fokus ke sektor bisnis barunya.

Tidak banyak kabar yang terdengar dari keluarga Wonowidjojo sebagai upaya diversifikasi bisnisnya, selain dari rencana untuk masuk ke bisnis aviasi melalui Surya Air.

Belakangan keluarga ini disebut-sebut juga akan mengincar maskapai Mandala yang berhenti operasinya lantaran beban keuangan, meskipun akhirnya hal ini dibantah oleh perseroan. Apakah usaha ini merupakan upaya keluarga Wonowidjojo untuk mengejar ketertinggalan dari dinasti produsen rokok yang lain? Kita tunggu saja gebrakannya.
Read more >>

Sunday, January 30, 2011

Mahal sedikit tak apa asal jaminan mutu

Keterkenalan Justin Bieber ternyata menjadi magnet yang dahsyat untuk menarik dana. Pekan lalu, ribuan anak muda rela mengantri sejak subuh hanya untuk membeli 4.000 tiket konsernya di Indonesia.

Oleh Fahmi Achmad

Si penyanyi remaja itu memang baru manggung pada 23 April di Sentul dan ada 10.500 tiket yang dijual dengan harga termurah Rp500.000. Setidaknya Rp5 miliar- Rp10 miliar didapat panitia dari sekedar penjualan tiket.

Nama besar juga menjadi andalan panitia konser musik untuk menjual Iron Maiden. Tak tanggung-tanggung grup musik cadas itu akan manggung dua kali pada 17 Februari dan 20 Februari di Ancol dan Bali.

Tiketnya pun tak lebih mahal dengan konser Justin Bieber. Mungkin saja panitia berharap dengan rerata harga Rp550.000 setidaknya ada pemasukan di atas Rp10 miliar dari konser Bruce Dickinson dan kawan-kawan itu.

Lalu apa hubungannya konser Justin Bieber dan Iron Maiden dengan dunia sepak menyepak si kulit bundar?

Di sepak bola, pertandingan besar atau sering disebut big match selalu menarik perhatian dan harga tiketnya relatif tak murah bagi kantong masyarakat Indonesia. Tiket stadion di British Premiere League atau liga Inggris merupakan satu yang termahal di dunia.

Anda akan menemukan tiket sepak bola Inggris paling mahal di Stadion Emirates atau kandang Arsenal. Per 4 Januari tahun ini, kenaikan PPN menjadi 20% membuat harga tiket termurah Arsenal 49 pounds atau sekitar Rp735.000 dengan kurs 1 pounds= Rp15.000.

Harga itu pun hanya untuk tempat duduk di kelas goal lower. Tiket termahal pertandingan reguler Arsenal seharga 96 pounds atau Rp1,44 juta di deretan duduk centre upper.

Faktor nama besar juga berpengaruh. Tiket pertandingan Chelsea misalnya, tercatat sold out untuk kelas reguler saat The Blues menghadapi klub-klub besar semacam Manchester United dan Liverpool di Stamford Bridge.

Tiket Chelsea menjamu Liverpool pada 6 Februari telah ludes dan hanya tersisa tiket paket dengan harga 495 pounds tanpa PPN. Itu belum seberapa kalau dibandingkan dengan tiket paket 595 pounds kala Chelsea kontra MU pada 1 Maret.

Di Eropa, sepak bola memang sudah menjadi industri yang bertemu dengan kebutuhan psikologis masyarakat untuk mendapatkan hiburan. Tak pelak, setiap pekan, bangku penonton stadion jarang kosong meskipun musim salju.

Kenaikan harga tiket pun menjadi hal yang sensitif. Oktober tahun lalu, Federasi Sepakbola Jeman (DFB) dan Liga Jerman (DFL) diprotes banyak pihak karena dituding melakukan kebijakan komersialisasi.

Karcis menonton di stadion di Liga Jerman memang yang termurah di Eropa. Rata-rata harga tiket Liga Jerman 20,79 euro atau di bawah Inggris 43 euro dan Spanyol sebesar 40 euro.

Di Indonesia, harga tiket memang masih jadi faktor penentu minat menonton masyarakat. Namun, manajemen distribusi tiket bukanlah hal mudah dan banyak persoalan tak beres yang menjadi sorotan banyak pihak yang secara psikologis tengah haus hiburan.

Kasus balada tiket Piala Asia 2007 maupun Piala AFF 2010 memperlihatkan kebobrokan manajemen yang kalau dipertahankan justru bisa menjadi racun pembunuh kehidupan klub-klub sepak bola di Tanah Air.

Sejauh ini, klub dan pengelola stadion seakan hanya bergantung dari pemasukan tiket. Padahal harga tiket di Indonesia Super League dan Liga Primer Indonesia hanya berkisar Rp10.000 hingga Rp25.000 dengan jumlah rerata penonton 15.000 orang. Terlalu sedikit untuk menutupi kebutuhan klub.

Operasionalisasi klub di Indonesia yang semusim bisa menghabiskan minimal Rp15 miliar seharusnya mendorong manajemen untuk pintar-pintar putar otak menarik minat menonton masyarakat dan tentunya sponsor.

(fahmi.achmad@bisnis.co.id)
Read more >>

Thursday, January 27, 2011

14 Menit yang merugikan di Rabu itu

Matinya data transaksi PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu 19 Januari 2011 ternyata tak menghentikan acara ‘saudara’-nya, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), yang berlangsung di Hotel Shangri-La yang berlangsung dengan megah di hari yang sama.

Bahkan beberapa pejabat BEI, KSEI, PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan anggota bursa (AB) seakan terpaksa menikmati acara di restoran pinggir kolam renang yang sudah dipersiapkan jauh hari.

Acara itu memang seakan jauh dari hangar-bingar blackout data perdagangan saham hari itu yang berlangsung hanya 14 menit terakhir. Apa 14 menit bukanlah waktu yang lama?

Hanya dalam waktu yang singkat itu, kepanikan memuncak di ubun-ubun pialang dan investor yang sehari-harinya menatap harga saham di monitor komputernya. Tidak adanya transaksi yang terjadi dan tidak adanya harga saham yang numpang lewat di monitor mereka menjadi pemicu sesaat darah ke urat kepala mereka tersebut.

Dalam waktu yang hanya berselang 14 menit dari waktu penutupan bursa itu banyak yang menduga ada kesalahan sistem perdagangan seperti yang terjadi pada 5 Agustus 2008.

Salah satunya Andy, kerabat asal Malang yang sehari-harinya dihabiskan di depan monitor. Namanya tertulis di layar ponsel saya pukul 15.50. “Pak, ada masalah ya di BEI? Transaksi mati sudah 5 menit yang lau pak, tolong kabari saya,” ujarnya dengan panik di ponsel.

Namun, pesan singkat ke Direktur Teknologi Informasi & Manajemen Risiko BEI Adikin Basirun yang belum dibalas, sudah disusul kondisi ruang pers yang telah kadung panas dalam hitungan detik.

Ya, panas akibat revitalisasi bursa yang sedang digiatkan BEI. Sejenak terbersit dugaan matinya mesin bursa karena kabel-kabel mesin perdagangan bursa ada yang salah potong dan salah betot. Atau matinya sistem perdagangan seperti yang pernah terjadi pada awal perdagangan sesi I/2009.

Namun, kondisi berangsur semakin jelas ketika ‘black out period’ itu ternyata, kata Direktur Utama BEI Ito Warsito, hanya merupakan kesalahan listrik aliran data (data feed) sehingga transaksi masih berjalan normal. Hanya data transaksi saja yang terganggu pengirimannya.

Ito juga mengatakan tidak ada kerugian dari pihak BEI, dan menjanjikan akan ada konferensi pers untuk menjelaskan hal tersebut. Sayangnya janji itu hanya isapan jempol dan seakan mampu tergantikan dengan siaran pers di secarik kertas.

Adikin juga menimpali dalam pesan layanan singkat yang mengakui adanya kelemahan pada alat pengatur listrik. Investigasi, tuturnya, juga akan dilakukan untuk mencegah kesalahan itu terulang, yang mengingatkan pada janji Bapepam-LK pada 2008 silam untuk menginvestigasi adanya kesalahan sistem perdagangan bursa.

"Pengatur tegangan listrik MCB [main circuit breaker] memutus arus listrik ke server data feed dan backup yang menggunakan sumber listrik yang sama," ujarnya.

Yang menarik, kejadian tersebut berada di tengah-tengah rencana revitalisasi bursa dan perbaikan pusat penanggulangan bencana (disaster recovery center/DRC). Adikin langsung enggan berkomentar ketika ditanyakan tentang potensi memasukkan masalah listrik itu ke dalam revitalisasi bursa.

Jimmy Nyo, Direktur Utama PT BNI Securities, mengatakan pasti ada pihak yang dirugikan dari matinya data itu, dari yang berniat melakukan beli atau jual, tetapi karena tidak ada acuan tentunya akan membutakan dan potensi itu tidak dieksekusi.
Sanksi siapa?

Memang bursa punya hak layaknya dewa. Di saat AB memiliki kesalahan transaksi, tidak hanya diperingati, PT Trimegah Securities Tbk misalnya yang pernah mengalami kesalahan teknis, langsung disuspen dan didenda Rp900 juta pada April 2009.

Menanggapi kemungkinan AB menuntut BEI untuk didenda, entah mengandalkan nyali Bapepam-LK atau by citizen lawsuit, Jimmy hanya tersenyum simpul dengan khas, ”Siapa yang akan mendenda?”

Jimmy membenarkan adanya potensi perdagangan yang mungkin terjadi. Namun, tuturnya, nilainya belum dapat diketahui. Dia menimpali, untungnya, kondisi itu terjadi di tengah kondisi perdagangan yang masih terkoreksi dan minimnya transaksi.

Indeks harga gabungan (IHSG) memang sedang bergerak singit ke pojok kiri bawah grafik sejak 8 Januari, hampir secara berturut-turut. Mayoritas analis mengatakan tren bearish itu disebabkan kalkulasi investor yang menuntut adanya kenaikan BI Rate untuk menghindari selisih negatif dalam portofolio mereka.

Dari sisi nilai, hitungan kasar potensi perdagangan saham yang terjadi pada Rabu kelabu itu mencapai Rp199,11 miliar, didapatkan dari 14 menit dikalikan Rp14,22 miliar per menit, hasil dari rerata transaksi harian pada 2010 Rp5,12 triliun.

Yang paling miris adalah dari sisi kelengkapan data. Vice President Technical Analyst PT Samuel Sekuritas Indonesia M. Alfatih mengatakan keakuratan data transaksi merupakan hal vital, sebagaimana data laporan keuangan bagi seorang analis fundamental.

Dia juga berharap otoritas pasar modal dan otoritas bursa bisa memahami pentingnya kekinian (updating) data transaksi bagi para data provider.

"Penambahan data yang kemarin pada data provider tentu tidak semudah menyimpan data ke hardisk," ujarnya.

Dia mengatakan kemarin ada informasi bahwa BEI akan mengirimkan data perdagangan pada saat blackout akan dikirim ke AB, tetapi tidak dapat memastikan para data provider juga menerima data itu.

Menurut dia, sampai kemarin pagi, semua online data provider, seperti Bloomberg atau IMQ, masih belum dikinikan (update) dengan data akhir perdagangan BEI pada pukul 16.00. Data yang tersaji masih data pukul 15.46 saat terputusnya data feed BEI.

Indikator IHSG pada 15.46 Rabu tercatat melemah 0,88% ke 3.517,27. Namun, BEI menegaskan pada penutupan pasar 16.00, IHSG bertengger di level 3.534,28.

Billy Budiman, Head of Technical Analyst PT Batavia Prosperindo Sekuritas, juga menimpali bahwa matinya sistem data feed (price dissemination system) telah menghilangkan kesempatan investor untuk bertransaksi.

“Kami menerima keluhan dari nasabah karena mereka tidak trading dan anehnya masih ada beberapa pihak yang bisa trading. Nasabah khawatir kalau-kalau order yang mereka pasang tiba-tiba done padahal mau mereka tarik.”

Selain itu, kejadian ini juga membuat para analis teknikal kesulitan untuk melakukan analisis karena perbedaan data dari vendor chart dan online trading chart dengan data yang resmi dirilis oleh Bursa Efek Indonesia. Hal itu, tutur Billy, dapat memengaruhi rekomendasi harian kepada nasabah.

“Ujung-ujungnya nasabah tidak percaya dengan chart [diagram] dan enggan melakukan transaksi. Sampai hari ini [kemarin] chart di berbagai vendor masih belum berubah,” tuturnya.

Billy berharap insiden serupa tidak terulang lagi. BEI harus memastikan semua sistem berjalan dengan baik, terutama di tengah semangat bursa untuk memperpanjang jam perdagangan.

Bukan hanya analis, investor, sekuritas, tetapi ketidaksigapan kesalahan ’kecil’, hanya karena listrik, membuat investor mempertanyakan kesanggupan pasar Indonesia menghadapi tantangan zaman dan menyedot optimisme pelaku pasar modal dunia kepada pasar kita yang sangat potensial.

Jangan terlena juga, karena persaingan juga harus disiapkan menghadapi sekuritas se-Asean untuk pasar modal bersama, Asean Linkage, yang entah kapan akan diberlakukan.

artikel ini terbit di Bisnis Indonesia 21 Januari 2011
Read more >>

Wednesday, January 26, 2011

Emiten perkapalan mulai angkat sauh

Sejak diterapkannya asas cabotage, pelaku industri pelayaran nasional terutama yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) gencar berekspansi.

Asas cabotage memang mewajibkan aktivitas pengangkutan batu bara dan migas di dalam negeri menggunakan kapal berbendera Indonesia.

Sejumlah industri pelayaran melakukan penetrasi melalui penambahan armada kapal baru, akuisisi perusahaan-perusahaan pelayaran hingga pembentukan perusahaan patungan.

Bukan sekedar itu, beberapa perusahaan pelayaran di Tanah Air mulai berusaha menyeimbangan rasio keuangannya melalui restrukturisasi utang-utangnya, setelah babak belur dihantam krisis keuangan global 2008.

Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sebanyak 16 perusahaan terbuka yang masuk dalam kelompok industri transportasi, di mana sembilan di antaranya merupakan perusahaan yang bergerak di jasa pelayaran.

Langkah restrukturisasi maupun ekspansi tahun ini dinilai tepat, seiring terus meningkatnya harga komoditas seperti batu bara dan minyak bumi di pasar internasional. Kenaikan ini secara tidak langsung berdampak pada kinerja industrinya, termasuk jasa pelayaran batu bara, minyak dan gas.
Analis PT Reliance Securities Andrew Siahaan dalam risetnya baru-baru ini menyatakan persaingan usaha dalam industri jasa pelayaran terletak pada faktor seperti harga sewa, dan kualitas dan ketersediaan kapal dengan spesifikasi tertentu.

Beberapa perusahaan pelayaran tahun ini serius mengembangkan sayap usaha serta memperbaiki kinerjanya. PT Wintermar Offshore Marine Tbk, perusahaan yang baru listing perdana di BEI pada November 2010 belum lama ini mengumumkan pembentukan perusahaan baru menggandeng Lanpan Pte.Ltd dari Singapura.

Dari pembentukan perusahaan patungan (joint venture) itu, Wintermar akan menguasai secara mayoritas saham perseroan dengan kepemilikan sebesar 51%, sedangkan Lanpan menguasai 49%.

Investasi tahap awal, menurut Direktur Utama Wintermar Offshore Marine Sugiman Layanto diperkirakan mencapai US$8 juta. Sebagian besar sumber dananya, diambil dari hasil penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) pada akhir tahun lalu.

Sebagai catatan, perseroan dengan kode saham WINS ini memperoleh dana segar senilai Rp328,48 miliar dari pelepasan 25% kepemilikannya kepada publik.

Sampai dengan akhir tahun lalu, Wintermar telah menggunakan 33,94% atau sekitar Rp111,49 miliar dana IPO untuk melunasi utang dan memperkuat belanja modal. Nilai utang yang dilunasi perseroan ini pada 1 Desember 2010 tercatat senilai Rp55,15 miliar.

Adapun sisa dana senilai Rp211.47 miliar akan dipakai untuk membeli 18 unit kapal baru hingga akhir 2012 mendatang.

Wintermar mengincar pertumbuhan laba bersih tahun ini antara 35%--40% dibandingkan dengan 2010 yang diperkirakan mencapai Rp300 miliar.

Selain Wintermar, perusahaan pelayaran minyak dan gas PT Rig Tenders Indonesia Tbk baru saja memperoleh persetujuan dari pemegang sahamnya untuk mengakusisi perusahaan terafiliasi serta rencana mencari pinjaman perbankan.

Rig Tenders tengah mengincar pinjaman senilai US$25 juta dari dua bank asing untuk melunasi utang kepada Oversea Chinese Banking Corporation Limited Singapura dan Rabobank International Singapura.
"Jumlah utang kami pada posisi akhir Desember 2010 senilai US$23,53 juta," kata Sekretaris Perusahaan Rig Tenders Indonesia Christian Khorigin.

Mengenai kinerja perseroan pascaakusisi ini, Christian belum merinci angka pertumbuhan pendapatan maupun pencapaian laba bersihnya.

"Nantinya akan ada perubahan yang sangat signifikan dalam pendapatan, laba bersih dan belanja modal perseroan. Mengenai ini sebaiknya diungkapkan sesudah transaksi selesai," tuturnya.

Guna memperkuat bisnis pelayarannya ini, Rig Tenders memutuskan mengambil alih 100% saham Scomi Marine Services Pte. Ltd selaku pemegang saham utama perseroan. Scomi Marine Service tercatat menguasai 80,54% saham Rig Tenders Indonesia.

Perusahaan ini memiliki sejumlah anak usaha di antaranya CH Logistics Pte Ltd, CH Ship Management Pte. Ltd, Goldship Private Limited, dan Grundtvig Marine Pte. Ltd.

Selain Wintermar dan Rig Tenders, upaya memperkuat armada angkutan juga dilakukan PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk. Perseroan sejak Desember 2010 mematangkan pinjaman senilai Rp150 miliar untuk mendanai perakitan kapal angkutan batu bara.

Direktur Humpuss Intermoda Transportasi Permadi Soekasah mengatakan pinjaman dengan tingkat suku bunga sekitar 12% tersebut dipakai untuk mendanai perakitan enam unit kapal pengakut batu bara dengan kapasitas 8.500 ton. Perakitan kapal itu akan dilakukan di Batam dan memakan waktu antara 6-10 bulan.
keberadaan kapal angkutan batu bara ini diharapkan mampu mengangkat pendapatan Humpuss dalam kurun waktu 2 tahun mendatang.

Melihat kinerja keuangan sepanjang Januari-September 2010, jasa angkutan batu bara Humpuss mencatat kenaikan pendapatan sebesar 14,69% atau senilai Rp87,48 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Namun ada juga emiten yang masih berkutat dengan penyelesaian utang yang tak lancar. PT Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA), salah satu emiten terbesar di bidang pelayaran terus memperbaiki arus kasnya.

Bulan lalu, BLTA anak usahanya BLT Finance Corporation menyelesaikan transaksi penjualan kembali obligasi tukarnya (convertible bond) senilai US$48,8 juta atau setara dengan Rp439,2 miliar.
Pembeli obligasi tukar dengan kupon nol yang dijamin Berlian Tanker dan masa jatuh tempo 2012 ini adalah sejumlah investor pemegang obligasi itu sendiri. Bersamaan dengan penjualan itu, BLT Finance juga mengubah kontrak perjanjian obligasi tersebut.

Sepanjang tahun lalu, Berlian Laju Tanker beberapa kali mempercepat pembayaran utang, termasuk pinjaman jangka pendek senilai total US$75 juta kepada Deutsche Bank dan Standard Chartered Bank.
Langkah restrukturisasi sejumlah emiten pelayaran tersebut setidaknya memberikan angin baru. Namun tentu saja, menurut Arief Budiman, analis Phillip Securities Indonesia dalam risetnya per 6 Oktober 2010, keuntungan terbesar berasal dari penerapan asas cabotage.

Tentunya risiko utama bagi perseroan adalah potensi gearing yang tinggi dari ekspansi belanja modal yang agresif dan kebutuhan likuiditas jangka pendek untuk membayar utang.
Read more >>

Sunday, January 23, 2011

si @benny_israel yang menghebohkan

Ini cerita seru dari http://politikana.com/baca/2011/01/22/copas-intel-sebuah-twit-berseri.html silahkan nilai sendiri ya

Pada Kamis malam, (20/1) sebuah akun Twitter dengan nama @benny_israel menarik perhatian para tweeps (pengguna Twitter). Twitnya yang bertema intelejen mendapat respon luar biasa. Sekitar 210 Twit ia tulis malam itu. Hampir semuanya menyinggung masalah rahasia negara. Tidak ketinggalan tentang keterlibatan agen CIA, seperti yang disebutkan Gayus pasca dijatuhkannya vonis pada dirinya. Dan inilah ke 210 twit tersebut.

Mau cerita sedikit tentang dunia susup menyusup di Indonesia atau intelijen. Kalau ada yg salah tolong dikoreksi. #Intel @arma1da

@arma1da kemarin cerita bagaimana SJ memanggil petinggi seperti memanggil seorang office boy. Dgn panggilan nick name didepan anak buahnya.

Bgmana SJ ditelpon oleh BA. Perihal eksekusi putusan banding. Unt di pindah ke LP Cipinang. BA dan petinggi polri IS, segan ke SJ. #Intel

SJ adl intel. Produk dari Komkamtib dan Opstib jaman orba yg bermarkas di Jl.Tanah Abang II. Jakarta Pusat. Banyak orang hasil... #Intel

4. ..yg merupakan hasil dr intel opstib. Dikalangan mereka kalau disebut alumni Tanah Abang 2. Mereka pasti tahu mereka agen opstib. #Intel

5.SJ dan mantan dubes RI unt PBB MW, satu angkatan di opstib. Kebetulan mereka disusupkan di departemen luar negeri sbg diplomat. #Intel

6.Makanya BA hormat ke SJ. Karena satu almamater dulu di intel. Kalau IS tahu reputasi SJ maka segan. SJ dilingkungan polisi diakui. #Intel

7.Urusan intel disusupkan ke organ2 & unit di departemen pd jaman orba itu sangat jamak. Sbg media kontrol rezim ke birokrasi. #Intel

8.Para intel alumni tanah abang 2, dulu dibina oleh Sujono Humardani, Sutopo Yuwono, Ali Moertopo, Soedomo dan Benny Moerdani. #Intel

9.Foke kumis, Gubernur DKI Jakarta. Itu menantunya Sudjono Hoemardani. Dulu dikenal dekat dg Soeharto & diakui sbg guru spiritualnya. #Intel

10.Makanya jaman orba. Banyak pejabat lapornya bukan ke atasannya tapi ke induk yg menugaskannya. Yaitu opstib. #Intel

11.Masih ingat ada anak muda umur 36 tahun jadi kepala Bapepam jaman orba? Orang Bali. Itu orang binaan opstib yg disusupkan. #Intel @Ce_Ce_

12.Bayangkan umur 32 jadi eselon 2. Umur 36 eselon 1. Di departemen keuangan. Ketua Bapepam. Bikin heboh semua orang saat itu #Intel @Ce_Ce_

13.Makanya ketika jaman dia ketua Bapepam. Sekuritas yg moncer saat itu adalah Penta Securities. Milik Titik Soeharto. #Intel @Ce_Ce_

14.Setelah tidak menjabat di departemen keuangan. Orang ini malah naik pangkat. Menjadi kepala BPPN di Megawati sbg presiden. #Intel @Ce_Ce_

15. - Tidak ada di timeline yang bersangkutan -

16.Ada lagi alumni dari tanah abang 2 yg masih eksis. Dulu pernah menjadi dirjen di departemen keuangan yg kantornya dekat polda. #Intel

17.Sekarang menjadi ketua lembaga tinggi negara yg mengurus audit negara. Kantornya tepat di depan gedung DPR. Pasti tahu dong..! #Intel

18.Orang ini, waktu tdk menjabat jadi dirjen lagi. Sempat diangkat sebagai penasehat ketua BIN di bidang data ekonomi selama 2 th. #Intel

19.Kebetulan dia adalah adik ipar pengusaha yg sempat besar di jaman orba dan dekat dg cendana. Pejabat ini masih mudanya pun hebat. #Intel

20. Saat ini umurnya sekitar 64tahun. Disaat umur 30an. Di rumahnya sering sarapan pagi dg sudomo, sutopo yuwono dan sigit soeharto. #Intel

21.Kejadian itu sekitar th 70an. Saat opstib sangat kuat. Sudomo sbg wakil & kemudian sbg panglimanya. Makanya jangan heran dia kuat. #Intel

22.Mahmuddin Yasin, 1 angkatan ama Ary Suta, Fuad Rahmani itu bahasan nomor berikutnya. #Intel

23.Sewaktu menjadi dirjen, Bapak ini. Sangat berani. Telpon dari suaminya presiden pun pernah dia tidak angkat. Tahu kartunya. #Intel

24.Dia tahu kekuatan suaminya presiden. Kalaupun telponnya gak diangkat dia tahu bahwa resikonya bukan jabatan yg hilang. Jadi aman. #Intel

25.Jangan salah. Sebagai intel lama. Dia punya file yg lengkap tentang RI-1 saat ini. Makanya RI-1 saat ini gak berani ganti dia. #Intel

26.File semua pejabat tinggi sipil dan militer dia pegang. Coba aja berani mencolek dia. Datanya bisa meleduk di koran tiba2. #Intel

27.Perlu diketahui. Catat. Yg bawa CV-nya Bpk ini saat menjadi dirjen di Gatot Subroto ke Gus Dur adl SJ. Sesama alumni tnah abang2. #Intel.

28.Bagaimana SJ masuk ke Gus Dur. Lewat MD. Siapa MD. Dia adalah Jaksa Agung saat itu. Kakaknya musisi jazz grup Karimata. Tahukan..? #Intel

29. - Tidak ada di timeline yang bersangkutan -

30.Bagimana SJ kenal MD. SJ pernah bertugas di Swiss ketika ayahnya MD sbg dubes di sana. Mereka saling kenal dg baik sejak itu. #Intel

31.SJ saat urusan menteri kemarin sempat bawa CV nya MW sbg menlu ke SBY. Tapi gak jadi. Makanya sekarang SJ 'kerjain' NHW menlu... #Intel

32. ..NHW dg kasus pembangunan kedubes singapore dll. Saat ini yg kena baru mantan sekjen deplunya. Sebentar lagi NHW kata SJ pasti. #Intel

33. SJ marah ke NHW karena dianggap mengagalkan MW sbg menlu dg distorsi informasi ke SBY. Bahkan NWH mengirim istrinya, D ketemu SJ. #Intel

34.Ketemu SJ di rutan bareskrim. NHW ingin minta maaf dengan mengirim istrinya. Tapi SJ tdk bergeming. Menolak unt bertemu. #Intel

35. SJ punya rumah di Melbourne. Salah satu anaknya daru istri pertamanya tinggal di kota ini. Di suka berlibur di sana bertemu cucu. #Intel

36.SJ kalau ke Meulbourne suka naik SQ A380 suite class. Kelas paling mahal krn ada kamarnya. Kadang dia naik private jet. Sewa. #Intel

37.SJ pada saat NKRI perang dg Fretelin di Timor Leste periode th 70-80an. Dia menjadi pemasok senjata jenis Bazooka ke ABRI. #Intel

38.SJ membuka kantor agen senjata di Zaragoza, Spanyol. Dia pasok peralatan perang ke ABRI. Jangan heran SJ sangat dekat dg militer. #Intel

39.Apakah tweeps ingat Pangdam Jaya pd saat 1998 reformasi. Ganteng idola ibu2. Istrinya adl mantan pramugari Garuda. Dulu pacar SJ. #Intel

40.Pd saat berdinas di Eropa, SJ sering naik Garuda. Dia pacaran dg pramugarinya. Tapi diambil istri sama tentara tsb. Jenderal. #Intel

41.Saya buka di mana titik ketemunya hubungan antara BA, SJ, MD dan orang yg berkantor di depan DPR..? Saat jadi MD Jaksa Agung. #Intel

42.Saat MD Jaksa Agung. SJ bisa memaksa MD tanda tangan apapun hari itu juga. SJ sangat kuat. BA merapat ke SJ. Sesama urang awak. #Intel

43.Pd saat itu, Bpk yg berkantor di depan DPR belum jadi dirjen. Baru eselon 2 bidang pemeriksaan dan penyidikan di Gatot Subroto. #Intel

44.Ingat ketua PB PASI, BH. Si raja hutan. Ditahan dan ditangkap oleh kejaksaan. Dia habis2an juga unt urusan pajaknya. Diperiksa jg. #Intel

45.Saat itu yg jadi asisten BH adl Andi Darusalam. Dia urus semua urusan BH saat itu. Hubungan mereka saat ini renggang. Urusan uang. #Intel

46.Semua urusan pajak perusahaan BH sampai urusan pajak pribadinya di periksa. Dikerjain habis2an. Kena duit gede disitu. #Intel

47.Oh..ya. MD panggilan akrabnya Kiki. Pd saat menjadi Jaksa Agung jg menangkap si Joker. Tahukan siapa Joker. Ingat kasus Bank Bali. #Intel

48.Joker juga habis2an urusan pajaknya diperiksa. Mulai kasus PT EGP(Era Giat Prima) sampai bisnis properti dia diperiksa pajak. #Intel

49.Jadi kombinasi alumni tanah abang 2 yg menyebar ke banyak instansi sipil. Fungsi2 tahukan. Hebat kan peran SJ, BA, MD yg satunya. #Intel

50.Tadi @_winer tanya siapa pegang file data RI-1 saat ini dan pejabat penting negara. Ya si Bapak yg berkantor di depan gedung DPR. #Intel

51.Dalam data ttg RI-1. Diduga kuat bahwa sebelum dia sbg RI-1 ternyata si doi kagak pernah lapor SPT pajak pribadinya. Gile aja. #Intel

52.Jadi sebelum 2004 dia belum pernah lapor SPT Pajak Pribadinya. Kalau sekarang tentunya sdh dibenerin semuanya. Sudah di make up. #Intel

53.Termasuk menteri yg sangat deket dg RI-1. Yg jadi sekretarisnya negara. Jangankan lapor pajak. Bayar aja kagak. Herankan kan..! #Intel

54.Makanya jangan heran ketika Bapak itu berkantor di Gatot Subroto dia aman melewati 3 orang presiden. Walaupun akhirnya diganti. #Intel

- Terjadi pengulangan nomer 53 dan 54 namun dengan isi tweet yang berbeda. -

53.Ketika isu pajak Bakrie dimainkan. Kalau mau Bapak yg berkantor di depan DPR itu membuka file pajak 2004 nya RI-1 maka gedubrak..! #Intel

54.Alumni tanah abang 2 selain ke birokrat juga ada yg disusupkan jadi wartawan lho. Walaupun kemudian beralih profesinya ke yg lain. #Intel

55.Ingat anggota DPR yg terkena kasus travel cheque dr moncong putih. Punya anak penyiar TV. Kalau ke DPR pakai sepatu kets doang. #Intel

56.Sebelum masuk ke politik anggota DPR tersebut adl wartawan. Dia alumni tanah abang juga yg dimasukkan ke unsur partai. Ada yg lain #Intel

57.Ingat jg anggota DPR periode lalu yg kena skandal kasur dg sekretarisnya. Lalu dipecat. Rambutnya perak. Alumni tanah abang 2 jg. #Intel

58.Hakim Agung di MA juga ada yg alumni tanah abang 2. Inisialnya PEL. Orang Manado. Huruf terakhirnya, L adalah marga dari sana. #Intel

59.Alumni tanah abang 2 inilah yg selama ini mendesign republik ini. Secara hidden dan underground. Jadi 'mafia'. Eksekutif Club. #Intel

60.Bayangkan mulai kejaksaan, polisi, MA mereka linked semua. Sipil- militer. Jadi sebuah jalinan jaringan yg rapi. Well connected. #Intel

61.Generasi angkatan terakhir tanah abang ada jg. Yg tadi disebut @arma1da. FR kemungkinan besar besok akan dilantik sb Dirjen Pajak. #Intel

62.Dunia pajak bagi FR bukan hal asing. Karena dia punya kakak yg pernah menjadi eselon 2 di pajak. HR. R sama. Tapi sudah pensiun. #Intel

63.Cerita lainnya ttg intel. Dulu saat kasus suap melibatkan beberapa anggota DPR Al Amin dkk. Kasus tanjung api2. Ada ST dari biru. #Intel

64.Intel KPK pd saat menyadap ST ternyata sedang telponan dg petinggi negara yg berumah di Cikeas. Gila gak. Isinya normatif saja. #Intel

65.Sampai sang Intel harus lapor khusus ke Pak Item ketua KPK ttg hasil sadapan tersebut. Sejak itu prosedur sadap KPK lbh sulit. #Intel

66.Ini agak teknis intel. Semua alat sadap pasti terkoneksi ke Mossad, Israel. Kalau kita beli & pasang. Hasil sadapan pasti ke sana. #Intel

67.Baik itu kita beli dari German, Italy atau Inggris sekalipun. Pasti begitu alat dipasang pasti Mossad sudah punya copy sadapan. #Intel

68.Hebatnya AS, dulu komisioner KPK. Berhasil beli ketengan alat sadap yg murah dg software dr India yg di crack. Mossad gak bisa. #Intel

69.Mossad gak bisa dapat bocoran hasil sadapan KPK. Padahal alat tsb dibeli dg harga 1/10 harga yg di beli BIN. Luar biasa idenya. #Intel

70.Makanya pembelian oleh AS. Sempat diributkan DPR prosedur pembelian alat sadapnya KPK. Bahkan AS tdk terpilih lagi sbg komisioner. #Intel

71.Alat sadap BIN yg dibeli dg harga 200M sampai sekarang gak bisa dioperasikan dg sempurna. Sering ngadat. Dikerjain oleh vendor. #Intel

72.Ada yg tanya anggota DPR ada gak yg merangkap intel. Ada beberapa. Baik binaan maupun yg disusupkan. Bisa dilihat gayanya. #Intel @WEAPE

73.Kembali SJ. Dia kenal baik dg IS-PK. Mantan kepala BIA jaman GD dan Mega. Bintang 3. IS-PK adl anak pahlawan. Jadi nama bandara. #Intel.

74.IS-PK adl saudara sepupu dg Bapak yg berkantor di depan gedung DPR. Ayah mereka kakak beradik. Asalnya dari pulau garam sana. #Intel

75.IS-PK pernah memimpin operasi intelijen militer di Aceh. Era DOM jaman ABRI dan ORBA. Ada operasi militer dan intelijen. Barengan #Intel

76.Ingat OP. Ketua organisasi pemuda di Medan. Yg dikenal sangat kuat dibekingi militer. Padahal dia mengadakan bisnis judi. Ilegal. #Intel

77.Ternyata operasi militer di Aceh sebagian dananya berasal dari bisnis gelap yg dijalankan oleh OP dan organisasi kepemudaannya. #Intel

78.Unt menjalankan operasi milter & intelijen biayanya tdk kecil. Dana negara terbatas. Maka salah satu ya dg bisnis gelap tsb. #Intel

79.Makanya jangan heran kalau Operasi Militer juga menjadi ladang bisnis dan korupsi bagi jenderal yg bertugas di lapangan tempur. #Intel

79.Makanya jangan heran kalau Operasi Militer juga menjadi ladang bisnis dan korupsi bagi jenderal yg bertugas di lapangan tempur. #Intel

80.SJ,MD,BA dkk alumni tanah abang 2. Ternyata mempunyai hobi soal wanita. Lagi2 bernyali selera wanita dan libidonya. Ampun deh. #Intel

81.@WEAPE tadi tanya adakah yg di imigrasi. @arma1da sudah membahas. Jadi gak usah di bahas lagi. Jadi basi. Saling melengkapi. #Intel

82.Makin majunya dunia modern dg sistem IT dan sbg nya. Maka peran teknologi sangat penting dlm intelijen. Peran lembaga jd vital. #Intel

83.Kenapa IMF dan Bank Dunia minta semua bank pemerintah disatukan. Dan Bank Indonesia independen lepas dari pemerintah? Perang data. #Intel

84.Pernah dengar tender terbuka server IT bank pemerintah atau BI. Gak bakal ada. Itu mainan & garapan bisnis lembaga intelijen. #Intel

85.Demi alasan keamanan data keuangan dsb. BIN pasti terlibat dalam setiap tender IT bank pemerintah. Dibalik itu sebenarnya ada... #Intel

86. ...akal bulusnya. Ini fakta. Pemilik rekening bank tdk sadar kalau uangnya dicuri sebanyak 100 atau 500 perak. Tapi kali berapa? #Intel

87.Kalau dikalikan berapa puluh juta nasabah dikalikan tiap bulan berapa ratus miliar. Cara maling menggunakan teknologi. Gak sadar. #Intel

88.Saat ini, para intel tua alumni tanah abang ini sudah kehilangan patronnya. Setelah pada tua & meninggal. Terakhir Benny Moerdani. #Intel

89.Pernah nonton filmnya Robert de Niro, The Ronin? Mereka ini sama seperti para Ronin yg kehilangan patron. Kehilangan Godfather. #Intel

90.Diantara mereka menghormati yg tua. Dlm hal ini SJ. Umur 68th. Mereka berkomunikasinya sangat tradisional. Kirim lewat orang lain. #Intel

91.Sekali waktu kalau sangat mendesak mereka bertelpon ria. Kalau mau bertemu mereka cari waktu yg sangat khusus. Di tempat khusus. #Intel

92.Taukah tempat kesukaan para ronin tua ini ketemu? Ditempat tak terduga. Hotel rolling door. Hotel esex2. Jadi tdk disangka orang. #Intel

93.Lembaga lemhanas menjadi wadah baru untuk terbentuknya 'klub eksekutif' tersebut. Karena semua kalangan atas ketemu semua di sana. #Intel

94.Kalau melihat seorang pejabat sipil+militer+polisi terkoneksi dg yg lain. Cek dari kapan & angkatan kursus lemhanasnya. Terkait. #Intel

95.Perlu diingat. Unt menancapkan kuku dan meyusup ke seluruh element seperti alumni tanah abang 2. Tdk mudah. Lembahanas itu baru. #Intel

96.Apalagi Lemhanas bukan lembaga tertutup. Karena lembaga seperti Opstib sudah tdk ada lagi. Yg masih seperti itu adl sandi negara. #Intel

97.Kembali ke FR. Menkeu sekarang. Menginginkan dirjen pajaknya dari FEUI. Rekomendasi dari Kalibata muncul nama FR. Loloslah dia. #Intel

98.Perkara dia deket dg ketuanya Kuning urusan berbeda. Tapi FR kapasitasnya akan jauh lebih parah. Makin banyak skandal muncul. #Intel

99.FR tidak tegas. Terlalu teoritis. Berhadapan dg para 'mafia pajak' dia akan kesulitan mencari mana pangkal mana ujungnya. Pusing. #Intel

100.Tadi ada yg tanya masalah Menhan. Ini ada sedikit cerita ttg dia. Kalau dia connected dg CIA. Bukan agen tapi terhubung. Gila ya. #Intel

101.Ingat Karaha Bodhas. Sebuah PLTU~pembangkit listrik tenaga uap di Garut. Jabar. Joint dg perusahaan di USA. Bikin PLTU tsb. #Intel

102. Semua perusahaan MNC disusupi CIA. Saat itu, PY. Belum menteri. Ph.D alumni USA. Masih konsultan teknis pertambangan. #Intel

103.Sbg konsultan teknis PLTU tersebut PY tanda tangan bahwa proyek tsb layak. Kerjasama dg Pertamina. Krisis 97-98 proyek tsb batal. #Intel

104.Kerjasama dg Pertamina menimbulkan sengketa hukum. Dlm proses sengketa lembaga abitrase di USA. Pertamina kalah dan harus bayar. #Intel

105.Pertamina harus bayar sekitar US$300jt atau sekitar 3T ke Karaha Bodhas. Kalau tdk asset bayar Pertamina di USA akan dibekukan. #Intel

106.Siapa yg tanda tangan ke pembayaran ke Karaha Bodhas. Ternyata PY. Pada saat dia bayar kedudukannya sudah menjadi menteri ESDM. #Intel

107.Bgmana mungkin dia sbg konsultan tanda tangan atas proyek gagal. Ketika di klaim dibayar proyek gagal tsb dg uang negara. Gila. #Intel

108.Itu semua karena tekanan agen intel asing. Bayangkan orang seperti PY menjadi menteri pertahanan negara kita. Makin dodol aja. #Intel

109.PY iangkat sbg menteri ESDM periode yg panjang tentunya unt menjaga & mengamankan politik minyak dan energi negeri paman sam. #Intel

110.Jangan kaget kalau Chevron selalu menang tender merebut ladang minyak yg bagus mengalahkan Pertamnina. Seperti di Cepu. #Intel

111.Dunia intel populer. Paspor Guyana Perancis untuk Gayus dibuat oleh CIA. Karena unt membuang Gayus keluar negeri. Supaya Gayus... #Intel

112. ...Gayus tdk bicara ttg USA Company spt Chevron, Haliburrton, McDermot dan Ford. Kalau ketahuan mereka menyuap. Maka perusahaan #Intel

113. ...perusahaan USA tersebut kena UU anti korupsi USA. Dimana suap dimanapun dikenakan UUnya USA. Maka Gayus dibuat keluar dr RI. #Intel

114.Ingat John J. Grace, pembuat paspor Guyana Perancis buat Gayus di Indonesia sdh lama. Dia konsultan keuangan di sebuah bank BUMN. #Intel

115.Masalahnya kenapa para intel kita kenapa kebobolan soal paspor Guyana Perancis milik Gayus...? Krn CIA seratus langkah di depan. #Intel

116.Gayus ketemu John J. Greice sekitar awal Juli 2010. Dia tahu Gayus tiap sabtu-minggu ada dirumahnya di kelapa gading. Dikenalkan. #Intel

117.Disepakati sebuah deal membuat paspor luar negeri dg identitas luar negeri unt Gayus dan istri. Sebesar US$ 450.000. Sebagai... #Intel

118. ...sbg uang muka US$100.000. Akan dibuatkan paspor Guyana Perancis. Dipilih krn tdk punya perjanjian ekstradisi dg Indonesia. #Intel

119.Pertengahan Juli 2010 Paspor Guyana Perancis sdh selesai. Serah terima di Singapore. Ternyata Gayus kesulitan ke Singaporenya. #Intel

120.Juga Gayus belum membayar sisa US$350.000. Jadi Paspor belum diserahkan ke Gayus. Jaringan ini hanya membuat paspor Guyana. #Intel

121.Mereka tdk membuat paspor atas nama Sony Laksono. Makanya jangan tertipu permainan polisi kalau menuduh mereka membuat paspor... #Intel

122. ...atas nama Sony Laksono. Jadi ada 2 pembuat Paspor. Guyana Perancis dan Sony Laksono. Yg terakhir ini yg mesti di usut juga. #Intel

- Nomor 124 dan 123 memang ditwit terbalik.-

124. Peran Hendropriyono ada. SK pengangkatan Bapak yg kantornya di depan DPR sbg penasehat BIN itu dari dia. #Intel @wandimanullang

123.Perlu diketahui bahwa jaringan paspor ini tahu bahwa Gayus sejak Juli 2010 sudah jarang di penjara. Kenapa baru terbongkar Nov? #Intel

125.Mungkin sebagian masih ada yg masih bingung & mencampur adukkan intelijen militer, intelijen sipil, intelijen kejahatan. Berbeda. #Intel

126.Ini ada sedikit cerita ttg intelijen militer saat perang. Dlm setiap peperangan
dimanapun di dunia setiap intel pasti kirim agen. #Intel

127.Saat perang Iran-Iraq th 70-80an, Indonesia jg mengirim beberapa intel militernya ke medan perang diteluk tsb. Disamarkan. #Intel

128.Ada yg disamarkan sbg importir karpet dr Iran ada yg disamarkan sbg staf kedutaan. Ada beberapa aspek perang yg ingin dipelajari. #Intel

129.Ada perwira muda, pemberani asal Madura. Dia masuk sangat dalam ke medan perang tsb. Sehingga laporan dia ttg logistik, supply... #Intel

130. ...pergerakan pasukan dari sektor ke sektor. Pengunaan pasukan cadangan. Pergerakan artileri. Laporan cuaca. Penyakit perang... #Intel

131. ...segala hal mengenai garis depan dia laporkan lengkap. Dia sampai punya peta jalur kereta api unt gerakan pasukan Iran. #Intel

132.Dia menyeberangi wilayah geografi Iran secara vertikal dan horisontal. Sampai masuk Uni Sovyet. Hebat cara menyusupnya. Cerdas. #Intel

133.Sayang karirnya mentok. Karena berantem dg KSAD Jend. H. Sesama Madura sehingga pangkatnya mentok di bintang 1 doang. Pensiun. #Intel

134.Kembali ke kisah SJ lagi. Kenapa disegani di kalangan polisi. SJ jago jaringan di luar negeri. Yg menemukan HR. Pemilik Bank BHS. #Intel

135.HR ditemukan di Australia & ada upaya ekstradisi serta merampas hartanya itu hasil nego SJ dg otoritas diplomatik Australia. #Intel

136.Tapi keburu HR meninggal kena kanker di Australia. Percaya dia kena kanker? Jangan percaya. Ini masalah rebutan harta rampasan. #Intel

137.Ingat pd saat itu siapa yg menjadi ketua Tim Pemburu Aset BLBI? Jaksa Agung sekarang. Yaitu BA. Sdh dibahas kedekatannya dg SJ. #Intel

138.Sebagian besar harta milik HR di Australia dikuasai o/ salah anak buah TW pemilik AG Group bernama SG. Termasuk rumah di Perth. #Intel

139.Kasus BLBI David Nusa ekstradisinya dr Australia juga begitu. Prosesnya semua di kerjakan oleh SJ. Yg lain terima jadinya saja. #Intel

140.Makanya kalau ditanya apa hasil rampasan dari HR dlm kasus BLBI Bank BHS minim ke negara. Diakuasai para 'mafia & triad' tsb. #Intel

141.Sebenarnya para mafia & triad tersebut juga jadi proxy para pejabat yg berhasil membekuknya. Tinggal main prosentase fee saja. #Intel

142.Kemarin sdh dibahas hubungan SJ, MD & HP yg menjadi dirjen pajak saat GD presiden. Knp GD mau mengangkat HP sebagai dirjen pajak? #Intel

143.Krn SJ, MD & HP berjanji unt menangkap FB. Mantan menkeu yg jadi penyandang dana penjatuhan presiden GD. Nyatanya GD dikibuli. #Intel

144.Kenapa kemudian ada kasus ijazah MBA palsunya HP diungkap o/ media. Itu kerjaannya FB. Perseteruan antara HP dg FB jadi panjang. #Intel

145.Catet ini: Pada saat Resuffle kabinet 2005 yg dibacakan oleh SBY di Istana Negara Jogja. Sampai jam 18.00 nama masih FB Menkeu. #Intel

146.HP sadar kalau sampai FB jadi Menkeu maka karir dia sbg dirjen pajak habis. Maka dia menjalankan operasinya. Walaupun yg jadi... #Intel

147. ...jadi menkeu adl SMI, tapi HP punya kartunya SMI. Apa kartunya? Ternyata SMI tdk punya NPWP & penghasilan dia selama di IMF... #Intel

148. ...belum dilaporkan dlm SPT pajak suaminya. Maka kartu SMI dimainkan oleh HP makanya sempat beberapa saat posisi HP aman. #Intel

149. Padahal saat itu SMI sebenarnya ingin langsung menghajar & mengganti HP sbg dirjen. Tapi tertahan. Perlu waktu 1 tahun unt itu. #Intel

150.Maka jangan remehkan HP, karena dia pegang file yg sangat sensitif milik para petinggi negara. Yaitu file pajak. Itu menjaga dia. #Intel

151.Gilanya ini, sebelum pensiun sbg dirjen pajak HP. Mencopy file semua data pajak dari server dan disimpan sebuah tempat rahasia. #Intel

152.Sehingga walaupun sdh tdk jadi dirjen. Data pajak masih dikuasai. Menjadi kartu yg dipegang sampai kapanpun. Data adl segalanya. #Intel

153.Makanya ketika tdk jadi dirjen & sebelum berkantor di depan gedung DPR. Bapak ini direkrut balik BIN sbg penasehat data ekonomi. #Intel

154.Kembali ke SJ. Designer awal kasus mafia hukum kasus Gayus ya si SJ. Dia juga sangat dekat dengan SD. Mereka pecah kongsi. #Intel

155.Bayangkan unt kasus Gayus, SJ tdk terkena sama sekali. Dia hanya terkena kasus PT. Arwana. Padahal key password nya. Terhindar. #Intel

156.SJ marah ke SD karena membongkar plot designnya kasus Gayus. Makanya SJ bongkar kasus SD soal PT. Arwana. Mereka saling bongkar. #Intel

157.Walaupun sbg Kabareskrim SD, tdk dilibatkan oleh SJ dlm kasus Gayus. SJ bermain MP dan A Wakabareskrim. Sekarang Kapolda Bali. #Intel

158. Dlm banyak hal di polisi SJ suka main by pass. Hubungan SJ dg MP sangat dekat. Komjen A, orangnya MP. SD hanya dilewati saja. #Intel

159.Selain dg Komjen A, SJ juga langsung perintah ke Direktur di Bareskrim. Haposan itu hanya pion yg dimainkan oleh SJ. Sbg lawyer. #Intel

160.Makanya Gayus marah, ketika dia tahu tdk ada jenderal polisi yg kena. Padal duit dia 28M dihabisin mereka dan Jaksa C, M dkk. #Intel

161.SD dihabisin oleh SJ dkk karena akan membongkar kemapanan mereka. Makanya SD dikeroyok bareng2. SD sendirian tdk berdaya apa2. #Intel

162.Pernah dengar kepala Bapepam berinisial H, kena kasus JTC~Jakarta Terminal Container saat deputy di Meneg BUMN? @arma1da @Ce_Ce_ @#Intel

- Nomor 162 terulang namun dengan isi yang berbeda. -

162.Bapak H ini sekarang komisaris Bank P. Milik asing. Dia diselamatkan dari kasus JTC dg cara di kirim bertugas ke World Bank... #Intel

163. ...di Washington selama 2th. Di sana dia amankan dulu dr jangkauan hukum. Setelah pulang kembali ke INA dia mengundurkan diri... #Intel

164. ...dr depkeu. Minta pensiun dini. Padahal usianya belum memasuki masa pensiun. Terus lompat sbg komisaris di bank swasta asing. #Intel

165.Pernah ingat kasus BPUI. Sebuah BUMN keuangan. Melibatkan dirutnya ST. Akrab dipanggil Ujin. Kabur ke LN lolos dr cekal. @Ce_Ce_ #Intel

166.Bgmana dia lolos. Server komputer imigrasi dibandara dibuat mati dulu. Rusak. Maka ketika manual beroperasi. Ujin lolos deh. #Intel

167.Kasus BPUI & Ujin ini agak complicated. Saat kejadian kasus itu. Komisaris BPUI adl JA. Ketika komisaris masih sekjen depkeu. #Intel

168.Setelah JA tdk menjadi sekjen depkeu, dia mendapat tugas sbg direktur di ADB. Asian Development Bank. Berkantor di Manila. #Intel

169.Mendadak Okt 2004 diangkat sbg menkeu oleh SBY. Tdk lama menjadi menkeu kasus BPUI & Ujin mencuat diangkat oleh kejaksaan agung. #Intel

170.HP sbg dirjen pajak ingin mengamankan posisinya sbg dirjen di depan JA sang menkeu baru. Maka dia mainkanlah kartu kasus BPUI ini #Intel

171.Saat itu BA belum pensiun. Masih Wakil Jaksa Agung. Dikontaklah sohib alumni tanah abang 2 ini mengamankan JA sbg komisaris BPUI. #Intel

172.Krn kasus sdh terlanjur jalan. Ujin di vonis berat. Maka supaya Ujin tdk ngomong dan ngembet maka dibuatlah skenario Ujin lari. #Intel

173.JA selamat dr kasus. Jabatan HP sbg dirjen selamat krn menyelamatkan menkeu. Ujin selamat lari ke LN. Semuanya selamat. Aman. #Intel

174.Kasus penyelamatan menkeu JA oleh HP unt mengamankan jabatan dirjen pajak sebelumnya sdh dia lakukan saat Bo sbg menkeunya Mega. #Intel

175.Dlm kasus BLBI saat krisis 97-98 Bo adl deputy gubernur BI. Bersama dg Hendro Budiyanto, Paul Sutopo & Heru Supraptomo. #Intel

176. Hanya Bo yg tdk masuk penjara dlm kasus BLBI. Deputi BI lainnya masuk semua. Hendro Budiyanto, Paul Sutopo & Heru Supraptomo. #Intel

177.Siapa yg menyelamatkan Bo? Ya si HP yg saat itu menjabat dirjen pajak. Diselamatkan Bo spy jabatannya aman. Bgmna mengamankannya? #Intel

178.Yg jadi Jaksa Agung adl MAR. Sesama dr pulau garamnya dg HP. Ingatkan MAR. Saat jada jaksa agung kasus rumah anaknya di cinere? #Intel

179.HP kalau bicara dg MAR pakai bahasa daerah mereka. Jadi bisa diukur kedekatan mereka. Disitulah Bo diselamatkan oleh HP dr BLBI. #Intel

180.Saat MAR jadi Jaksa Agung. BA jadi wakilnya. Terkoneksi dg HP. Padahal kesaksian Paul Sutopo dlm kasus BLBI cukup jelas peran Bo #Intel

181.HP diangkat sbg dirjen pajak jaman presiden GD 21 Feb 2001. Siapapun presiden & menkeunya, dia selamat sampai 20 April 2006. #Intel

182.Pas sehari menjelang ulang tahun HP ke 59. 21 April 2006 dia diganti oleh SMI dg DN. Dengarnya HP merasa dilecehkan oleh SMI. #Intel

183.Krn penggantian dg DN pada saat sehari menjelang ultah. Dia orang Madura ningrat. Sehingga hal kecil spt itu menjadi penting. #Intel

184.Juga cita-cita HP menjadi dirjen pajak sampai pensiun di 21 April 2007 tdk tercapai. Keburu diganti. 5 tahun lebih sbg dirjen. #Intel

185.Masih ingat pemilu 2004 dimana hampir komisioner KPU kena kasus korupsi? Kenapa tender paling rawan yaitu IT bisa tdk kena kasus? #Intel

186.KPK yg gencar menangkap komisioner KPU ternyata tdk menangkap proses tender IT KPU? Ingat siapa pemenang tendernya IT KPU 2004? #Intel

187.Sebuah konsorsium yg dipimpin oleh AG. Inisial ini tdk ada kaitannya dg TW. Kebetulan sama. AG ini adl group usaha otomotif. #Intel

188.Tetapi AG bergerak dibidang IT dan perusahaan Tbk. Komisioner KPU yg menurus tender IT adl CM. Seorang Ibu dosen sebelumnya. #Intel

189.Unt menyelamatkan reputasi AG sbg perusahaan Tbk mk sang pemilik AG, yaitu turun tangan. TPR dulu CEO di perusahaan otomotifnya. #Intel

190.TPR melalui HP, ketemu Pak Item. Ketua KPK. Mereka ber3 makan malam disebuah resto Jepang di Grand Melia. Menyelesaikan kasus AG. #Intel

191.Padahal kode etik KPK melarang keras komisoner ketemu dg pihak yg sedang berperkara. Tapi dilanggar oleh Pak Item sendiri. Gile. #Intel

192.Makanya tdk heran masalah tender IT KPU 2004 aman dari KPK. Sang komisioner pun juga aman dari jerat hukum. Semua ada ceritanya. #Intel

193.Kenapa PT. IT yg diungkap oleh @arki_rif sbg pemenang tender IT KPU 2004. Memilih go private. Mendelististing sahamnya dr bursa? #Intel

194.PT.IT merasa bahwa mereka harus segera keluar dari sorotan publik setelah kasus IT KPU 2004. Akhir memilih go private. Cari aman. #Intel

195.Maaf ada yg tertinggal. Bo yg dimaksud ternyata ketika menjadi Gubernur BI terkena kasus bailout Century. #Intel @emirzarry_satu

196.Tadi ada yg tanya masalah MDR yg sdh meninggal. Mantan CEO AI. Meninggalnya karena kena demam berdarah. Terlambat diketahui. #Intel

197.Tapi pd saat MDR meninggal dia sedang dlm proses pemanggilan penyidikan pajak krn dia menjadi komisaris di AAL. Anak usaha AI. #Intel

198.AAL adl perusahan Tbk anak usaha AI dibidang agro. Disidik pajak krn masalah sengketa tanah 6000Ha kawasan hutan di Kalimanatan. #Intel

199.MDR adl komisaris AAL. Sementara sengketa ada di anak usahanya. Ada masalah pelepasan dan penjualan yg belum dicatat di lapkeu. #Intel

200.Seharus masalah di anak usaha. Induk tdk bisa dilibatkan. Tapi kenapa pajak panggil MDR unt dimintai keterangan penyidikan pajak. #Intel

201.Padahal MDR komisaris di perusahaan induk. Tapi belum sempat datang. MDR kena sakit DB yg terlambat diketahui. Meninggal di Sin. #Intel

202.Ada yg pernah makan di Ebaya gak. Resto Steak di belakang hotel Intercontinental. Sekarang sdh tutup. Tempat para Ronin kumpul. #Intel

203.Atau Resto Jepang Basara di Summitmas 1. Sering dipakai para Ronin berkumpul. Mereka punya pintu khusus kalau kesini. #Intel

204.MD atau Kiki, saat ini menjabat sbg Ketua Tim Investigasi kasus kematian Benazir Bhuto di Karachi. Tugas dari PBB. Itu peran MW. #Intel

205.MW memang punya pengaruh yg kuat di PBB. Dia pernah pernah di Geneve unt urusan HAM. Mengamankan kepentingan para ronin tentara. #Intel

206.Lha MD sebagai sahabat dekat MW maka melalui lobbynya di beri tugas tsb oleh PBB. Unt mengangkat nama MD dipentas international. #Intel

207.Ingat proyek mobil nasional Timor? Sebenarnya proyek itu adl proyek yg disamarkan. Yg mau dibangun adl industri alat militer. #Intel

208.Industri mobil hanya kamuflase komersialnya. Peralatan yg didatangkan bisa unt membuat tank dan alat berat militer. Spt artileri. #Intel

209.Alat press bajanya yg datang itu buka unt mem-press bajanya mobil tapi bajanya tank. Meriam, kendaraan angkut artileri dsb. #Intel

210.Intel USA tahu rencana tsb maka melalui IMF minta program Mobnas Timor di tutup & tdk dilanjutkan. Biar beli terus dari mereka. #Intel

Seri #Intel selesai di 210. Terima kasih atas perhatiannya yg luar biasa. Semua fakta dan faktual. Bukan fiksi. Tinggal jawab mention.
Read more >>

Andy F. Noya dan 'kisah pengusiran'

ini semua diambil dari http://hotkaskus.blogspot.com/2011/01/klarifikasi-rekaman-andy-f-noya-di.html silahkan nilai sendiri...

Kisah pertama soal curhat dari blog Tetty Elmir http://tattyelmir.wordpress.com/2011...isi-%E2%80%9D/

"Mengapa Kami Harus Bertepuk Tangan Untuk Berita Yang Kami Tangisi ?".
KISAH DI BALIK INSIDEN KELUARNYA DEWI MOTIK DAN DIUSIRNYA SAYA OLEH ANDI F NOYA DALAM KICK ANDY DI METRO TV

Malam ini, Rabu 19 Januari 2011 saya mendapat pembelajaran hidup yang luar biasa hebat. Peristiwa yang menjadi guru nan bijak bestari, dan tak mungkin akan terlupakan.

Sejak tadi SMS, dering telepon di HP dan rumah beberapa kali berbunyi menanyakan keadaan saya setelah diusir Andi F Noya dari Metro TV, dalam tapping acara Kick Andy (KA) tadi.

Lalu terpikirlah kini, ketimbang saya harus menceritakan kejadian yang sama berulang-ulang, mending saya tulis saja mumpung peristiwanya masih segar dalam ingatan.

Hmmm…Ceritanya berawal ketika hari minggu siang 16 Januari 2011, pejuang anak dan ketahanan keluarga psikolog Elly Risman, mengirim pesan singkat kepada Ibu Inke Maris (praktisi media, Ibu Wirianingsih (mantan ketua PP Salimah, Ibu Masnah Sari(Mantan Ketua KPAI, Shakina( Direktur Lembaga Manajemen Pendidikan Indonesia) dan saya sebagai pengurus ASA Indonesia, agar kami berkenan datang ke Metro TV, Rabu untuk mensupport Ibu Elly yang diundang sebagai nara sumber dalam acara "KA". Pada awalnya saya sudah mengatakan tak bisa hadir karena sudah ada agenda rapat. Namun karena Bu Inke Maris tiba-tiba kecelakaan, maka bu Elly lagi-lagi meminta saya untuk berkenan hadir, paling tidak memperlihatkan kekompakan kita.

Waktu itu kami semua berfikir dan membayangkan Ibu Elly Risman pimpinan Yayasan Kita dan Buah Hati, sahabat seperjuangan kami dalam mendirikan organisasi perlindungan anak ASA INDONESIA, akan dihadirkan sebagai tokoh pejuang anak dan perempuan, yang menginspirasi banyak orang dan layak jadi teladan, sebagaimana "Pahlawan di jalan sunyi" lain yang sebelumnya kerap dihadirkan di KA.

Meski kami sudah mengusahakan hadir 30 menit sebelum tapping jam 17.00 seperti yang dijadwalkan, ternyata acara molor 2 jam lebih, toh undangan berusaha ikhlas demi mensupport pejuang sekaliber Ibu Elly. Saya juga melihat begitu banyak petinggi dari berbagai organisasi termasuk institusi/lembaga negara seperti Depkes, Menkokesra, Menpora, dan lain-lain. (Semua tokoh yang saya tanyakan mengaku hadir untuk mensupport Ibu Elly, bukan atas undangan pihak Metro TV). Tentu mereka mengorban waktu mereka yang demikian berharga.

Sebelum acara dimulai, seperti biasa, floor manager ( tak taulah kalau di KA istilahnya apa) memberikan pengarahan yang antara lain, harus bertepuk tangan dengan antusias kalau dia mengaba-aba, mengawali tepuk tangan.

Sessi pertama Andi Noya menghadirkan seorang gadis remaja yang sejak usia 16 tahun sudah terbiasa melakukan seks bebas dan kini menjadi PSK. Kawan-kawan dari berbagai organisasi wanita di samping dan belakang saya mulai berbisik-bisik dan mengungkapkan kekecewaan, kenapa Andy justru mengeksplor masalah ke"terjerumusannya", bukan alert tentang bahaya seks bebas dan pornografi. Banyak ungkapan-ungkapan miris si gadis justru ditanggapi dengan joke oleh Andi yang memberi kesan seolah membenarkan kebiasaan buruk si gadis. Misalnya Andy bertanya "Apakah bunga ( nama samaran si gadis) memilih-milih orang yang menerima jasanya(yang disebutnya sebagai klien). Lalu si gadis menggeleng. Terus Andy mencecar terus, jadi ga apa-apa kalau yang datang tipe begini, begitu…termasuk…"Jadi orang kribo juga boleh?", tanyanya nakal sambil ngakak menunjukkan ke 'kriboan'nya.

Yang lebih mengecewakan, Ibu Elly Risman yang diundang sebagai nara sumber, ternyata hanya didudukkan di kursi audience, lalu ditanya singkat, tanpa mempertajam "MATERI", yang menyangkut peringatan atas sesuatu yang selama ini selalu disebut bu Elly sebagai "Bencana Kemanusiaan" . Ibu Elly tak lebih hanya dijadikan sebagai "Asesoris" , pelengkap dan pemanis suatu acara…..dan sebagai alasan untuk suatu show yang seimbang karena menghadirkan pakar.

Sampai selesai wawancara dengan PSK remaja perempuan tadi, tak sekalipun Andy menanyakan dampak atau mudharat yang diterima si anak. Semua pertanyaan-pertanyaan hanya memancing jawaban yang seolah-olah memberikan pesan "Bahwa seks bebas adalah sesuatu yang lumrah bagi remaja, dan BETAPA MUDAHNYA MENCARI UANG DENGAN MENJUAL DIRI". Yang lebih miris, Andy memancing apa benar si gadis juga dipakai pejabat penting ? Lalu tertawa-tawa ketika si gadis mengiyakan sembari menyebut-nyebut pelanggannya dari berbagai lembaga terhormat negara seperti DPR dan BIN. ( Kata-kata itu, lalu diulang-ulang dan diperdalam dalam canda tawa) Agaknya memang dalam segala situasi dan program, sudah menjadi rahasia umum, Metro TV senantiasa teramat BERSEMANGAT, mencoreng wibawa pemerintah. Dan kebencian kepada pemerintah itu rupanya harus dipupuk dan diekspresikan di setiap tayangan.

Babak demi babak berlalu tanpa ada penekanan bahwa ini adalah sesuatu yang harus diprihatinkan, maka diundang pula nara sumber kedua, seorang PSK laki-laki berusia 19 tahun. Andy kian berani dengan canda vulgarnya, dan berusaha terus mengilik si remaja untuk blak-blakan menceritakan kisahnya sebagai PSK laki-laki dan gigolo dengan pasar 40 % perempuan dan 60% laki-laki ( Tapi versi narator di film pendek yang diputar 70% pelanggannya adalah laki-laki). Andi dengan leluasa mengekspresikan ke'kagumannya' atas "bualan" si anak yang katanya biasa dibayar 2-15 juta perorang, dan sehari ia biasa melayani sekitar 3 orang. Tragisnya lagi, cerita MENGERIKAN yang diungkapkan si anak yang merupakan berita duka untuk bangsa ini, justru harus diberi applause saban si nara sumber selesai mengobral kisah yang itu kian seru dan kian seru. Andi tak malu-malu mengumbar canda bahwa ia ngiri dengan gigolo bau kencur ini, dan ini adalah sesuatu yang ia juga impikan di masa muda, di saat masuk dalam obrola
Saya benar-benar gelisah di antara tawa gaduh ratusan mahasiswa dan anak muda yang diundang hadir, sembari sesekali menatap kawan-kawan, termasuk bu Elly yang juga tak dapat menyembunyikan kegelisahan beliau. Saat break, ketua Kowani Ibu Dewi Motik mengingatkan Andy, bahwa sangat tak layak meminta orang bertepuk tangan untuk sesuatu yang memprihatinkan. Berulang-ulang beliau mengatakan merasa didzalimi.

Alih-alih meminta saran, rasanya sungguh tak percaya, Andy terkenal dengan citranya yang 'baik'malah mengusir saya dari ruangan. Waktu Ibu Dewi Motik meninggalkan ruangan sembari mengucapkan kata-kata yang kurang lebih seperti ini…. "Maaf Andy, saya terpaksa meninggalkan ruangan ini, karena saya dizalimi. Saya pikir yang jadi nara sumber Ibu Elly, tapi ternyata anda memaksa kami untuk bertepuk tangan di tengah cerita yang menyedihkan dari anak-anak PSK ini ". Saya lihat Andy Noya dengan wajah tegang mempersilakan bu Dewi Motik yang memang sudah berjalan pergi, untuk meninggalkan ruangan. Lalu sutradara mengingatkan "Lihatlah acara ini dengan utuh". Ibu Elly Risman juga berusaha menenangkan dengan mengatakan bahwa nanti di babak akhir acara beliau akan mengingatkan masyarakat.

Biar ruangan tidak semakin gaduh, saya mencoba menyabarkan diri dengan bilang "Ya sudah kalau begitu, saya tetap akan di sini, dan berharap semoga acara berjalan seperti yang dijanjikan"

Tak dinyana tak diduga, eh Andy dengan kasar justru berulang-ulang bilang "Ibu juga ….Ibu harus pergi dari sini, kan ibu sudah tak tahan kan…ibu harus pergi…Ibu harus pergi !!"

Otomatis sayapun mengikuti langkah Dewi Motik, disusul 2 orang petinggi Kowani lainnya, setelah memohon pamit kepada Ibu Elly Risman dan mensupport agar beliau tidak lupa menyampai pesan, betapa bahayanya pornografi dan seks bebas.

Di perjalanan pulang, kami berempat tak henti-hentinya beristighfar dan bersyukur kepada Allah, atas kekuatan yang diberikanNYA untuk menyampaikan kebenaran ini. Kami tahu, sebagai host acara yang cukup bagus, Andy F Noya senantiasa dihujani puja puji dan tepuk tangan. Karena memang selama ini Andy begitu dikagumi lantaran program Kick Andynya dianggap telah banyak menginspirasi orang. Mungkin karena kehebatan itu. selama ini tak pernah ada yang berani mengingatkan jika suatu ketika Andy salah.

Buat Andy F Noya, terimakasih telah mengusir saya dengan begitu "SANTUN". Namun maaf sekali, saya tidak merasa lebih terhina. Saya justru bersyukur, karena setelah itu saya dapat kabar, anda memberi ruang untuk Ibu Elly bicara lebih banyak, ketimbang sebelumnya. Saya sangat menyayangkan, show anda yang dikagumi selama ini sebagai suatu tayangan yang "Mendidik", di antara tayangan sampah, ternyata juga "mengikuti selera rendah pasar" dan eksploitatif.

Anda keliru jika merasa hebat telah melecehkan orang lain. Percayalah, kehormatan dimata manusia tak ada artinya, jika kita tak punya kehormatan di mata Sang Maha Kuasa.

Oya, satu lagi kekecewaan yang ingin saya sampaikan anda dan crew Metro TV, tak sedikitpun melindungi identitas si nara sumber (PSK remaja perempuan), begitu ia keluar studio rekaman. Saya dan Ibu Dewi Motik langsung dapat mengenalinya dan sempat memeluk serta menasehatinya. Pakaian yang ia kenakan dan atribut yang menyertai masih sama dengan apa yang ia pakai sewaktu dipanggung menjadi nara sumber yang bermandikan cahaya dan sorot kamera. Padahal jika memang benar ia PSK remaja, yang mau bertobat (seperti katanya) tentu ia masih punya harapan untuk hidup baik, bukan malah dieksploitasi dan dipromosikannya sebagai pelacur !!! Pernahkah anda membayangkan, bagaimana perasaan anda jika nasib itu menimpa anak anda sendiri ?
Sumber dari http://kask.us/6735968 oleh yasminerun


Kisah kedua dari http://kickandy.com/corner
Tanggapan ANDY F.NOYA atas "PENGUSIRAN" Penonton di KICK ANDY

kick andy Seorang penonton di acara rekaman KA menulis di blognya bahwa saya "mengusir" yang bersangkutan dari studio. Dalam tulisannya, penonton tersebut lalu menghakimi saya dengan sederet "dosa" yang saya perbuat pada saat itu. Termasuk penilaian atas pribadi saya.

Pada mulanya, saya enggan menanggapi dan juga meminta teman-teman di tim KA untuk tidak memberi tanggapan. Namun melihat perkembangan yang ada, maka ijinkanlah saya menjelaskan duduk perkara versi saya agar Anda mendapatkan gambaran yang lebih utuh atas insiden tersebut.

PERTAMA, dalam rekaman dengan topik "Ancaman Seks Bebas di Kalangan Remaja" malam itu, penonton tersebut bukan penonton yang diundang langsung oleh Tim KA, melainkan penonton yang diundang oleh Ibu Elly Risman, salah satu narasumber kami saat itu.
Selama ini kepada setiap penonton KA yang akan hadir dalam rekaman, kami selalu menyampaikan lebih dulu topik yang akan diangkat, siapa saja narasumber, dan apa tujuan diangkatnya topik tersebut. Hal ini sudah kami lakukan hampir lima tahun sebagai aturan baku guna menghindari kesalahpahaman. Artinya jika ada yang kurang sreg dengan topik yang diangkat, maka dia bisa membatalkan kehadirannya. Hal itu juga dilakukan untuk menghindari adanya anak-anak yang dibawa orangtuanya untuk menonton topik yang tidak tepat.
Dalam konteks ini, mungkin penonton tersebut tidak mendapat gambaran yang jelas atau utuh tentang topik dan tujuan diangkatnya topik tersebut. Pada hari itu. Hal ini diperkuat dari pengakuannya di blog, bahwa dia hadir tanpa direncanakan, melainkan atas desakan Ibu Elly.
Pada rekaman malam itu, pengamanan bahkan lebih kami perketat dengan membatasi hanya mahasiswa dan orang dewasa yang boleh hadir di studio. Remaja SMA ke bawah dilarang. Komitmen tersebut dijalankan dengan baik malam itu.

KEDUA, pada setiap topik kami bagi dalam enam segmen. Setiap segmen berisi pesannya masing-masing. Biasanya konklusi atau pesan moral yang akan disampaikan, diutarakan di segmen lima dan enam. Segmen awal biasanya untuk mengungkapkan fakta-fakta.

KETIGA, pada saat segmen tiga berakhir, dimana saat itu narasumber yang tampil adalah remaja pria (19 tahun) yang terjerumus dalam seks bebas dan bahkan seks komersial, tiba-tiba Ibu Dewi Motik yang hadir sebagai penonton yang diundang oleh Ibu Elly Risman melakukan interupsi. Dia mengatakan dia dizolimi dengan kehadiran anak remaja tersebut sembari menegaskan dia datang ke acara KA untuk mendengarkan Ibu Elly, bukan mendengarkan pernyataan narsum tersebut.
Karena Ibu Dewi Motik (yang datang terlambat) berkali-kali menyatakan dia telah dizolimi, maka saya mempersilakan Ibu Dewi untuk meninggalkan studio jika dia merasa tidak nyaman dengan narsum yang sedang saya wawancarai.

KEEMPAT, Ibu Dewi Motik meninggalkan Studio. Lalu tiba-tiba seorang penonton berdiri dan dengan suara lantang menyatakan hal yang sama dengan Ibu Dewi Motik. Dia mengatakan datang ke studio untuk mendengarkan Ibu Elly dan bukan untuk mendengarkan "bualan" remaja tersebut. Kepada penonton tersebut saya menjelaskan agar dalam mengikuti rekaman malam itu sebaiknya melihatnya secara utuh, jangan sepotong-sepotong, agar bisa dipahami. Sebab saat itu rekaman baru berjalan tiga segmen dari enam segmen.

KELIMA, Saya melihat penonton tersebut tetap menunjukkan raut wajah tak senang. Dalam waktu yang terbatas tentu saya tidak bisa menjelaskan secara detail, mengingat saya juga harus memperhatikan kepentingan 500-an penonton lain yang tentu ingin rekaman berjalan lancar dan tepat waktu. Maka, kepada penonton tersebut saya mengatakan jika dia merasa terganggu silakan meninggalkan studio.

KEENAM, saya baru mengetahui begitu banyaknya "dosa" saya di mata penonton tersebut setelah saya membaca tulisannya di blog. Pada saat ybs protes, yang dia persoalkan adalah mengapa Ibu Elly Risman, sahabat beliau, tidak duduk di atas panggung tetapi hanya dijadikan "aksesoris" dengan duduk di antara penonton.
Tanpa sadar, ybs telah merendahkan Ibu Elly dengan pernyataannya tersebut. Seakan Ibu Elly begitu naif untuk mau dipajang sebagai "aksesoris" dalam acara KA, mengingat prestasi dan kepakaran beliau yang sudah kita kenal selama ini. Penonton tersebut juga menyesalkan mengapa Ibu Elly hanya didudukan di kursi penonton dan cuma ditanya singkat.
Kesimpulan yang tentu terlalu dini, mengingat acara baru berjalan tiga segmen dari enam segmen yang direncanakan. Dalam rundown yang kami siapkan, Ibu Elly sudah diplot untuk berbicara di tiga segmen (2, 4, dan 6). Hal ini juga sudah diketahui dan disetujui oleh Ibu Elly, bahkan dalam briefing sebelum rekaman, poin-poin apa yang akan disampaikan pada setiap segmen sudah didiskusikan dengan Ibu Elly. Termasuk tempat duduk Ibu Elly diantara penonton. Soal format tempat duduk bagi narsum ahli diantara penonton, sudah lima tahun lamanya dilakukan di KA. Saya mencoba memahami mungkin penonton tersebut belum pernah menonton KA sehingga tidak mengetahui format ini. Atau mungkin terlalu bersemangat mendukung Ibu Elly.
Pada saat penonton tersebut protes soal ini, Ibu Elly baru berbicara satu segmen. Saya hanya tersenyum membaca tulisan ybs di blognya bahwa setelah dia protes, baru Ibu Elly kami beri porsi bicara cukup banyak. Ibu Elly tentu bisa menjelaskan hal ini karena beliau mengetahui bahwa sejak awal beliau memang sudah diplot untuk tiga segmen. Ini jumlah yang banyak mengingat biasanya pakar yang tampil di KA mendapat porsi dua segmen saja. Karena penonton tersebut katanya juga seorang broadcaster yangpernah belajar televisi di Amerika, tentunya juga paham bagaimana sebuah rundown acara televisi disiapkan.

KETUJUH, penonton tersebut juga mengaku tidak sudi diperintah untuk tepuk tangan bagi sesuatu yang menurut dia harusnya ditangisi. Jujur saya baru tahu soal tepuk tangan ini menjadi persoalan dari tulisan ybs di blognya. Pada saat di studio, masalah ini sama sekali tidak diucapkan sebagai alasan keberatan.
Jika saja ybs tidak emosional dan mengikuti rekaman dengan kepala dingin dan berpikiran positif, maka dia dapat memahami tujuan tepuk tangan. Selama ini tepuk tangan di KA biasanya diberikan ketika narasumber memberikan pernyataan yang perlu mendapat penghargaan atau dukungan.
Dalam konteks rekaman malam itu, di ujung segmen remaja putri yang jadi narsum mengatakan dia menyesali apa yang sudah terjadi pada dirinya dan dia berjanji untuk meneruskan sekolahnya guna menggapai cita-citanya. Begitu pula halnya remaja putra yang jadi narsum, ketika ditanya oleh Ibu Elly apakah dia menyesali perbuatannya, maka dia menyatakan menyesal. Di situlah peran tepuk tangan diletakkan pada konteksnya. Jadi, pernyataan penonton tersebut mengatakan "mengapa dia harus bertepuk tangan untuk berita yang kami tangisi", mungkin perlu diletakkan secara proporsional.

KEDELAPAN, dalam blognya, penonton tersebut mengatakan dia "Saya juga meminta Andy untuk lebih memberi ruang kepada Ibu Elly sebagai peringatan kepada masyarakat, terutama kepada anak-anak, agar tidak melakukan kesalahan yang sama". Perlu saya tegaskan, dalam rekaman yang saya coba putar kembali, pernyataan semacam itu tidak ada sama sekali. Waktu itu semua berjalan sangat cepat. Yang ada hanya ucapan lantang penonton tersebut bahwa dia ke studio untuk mendengarkan Ibu Elly, bukan mendengarkan pernyataan (dalam blognya disebut "bualan") narsum remaja putra tersebut. Jadi sebaiknya jangan ada dusta diantara kita (hehehe maaf menyitir syair lagu).

KESEMBILAN, penonton tersebut menuduh "semua pertanyaan2 hanya memancing jawaban yang seolah-olah memberikan pesan bahwa Seks bebas adalah sesuatu yang lumrah bagi remaja." Untuk tuduhan ini, biarlah masyarakat penonton nanti yang menilai pada saat acara ini ditayangkan.

KESEPULUH, penonton tadi menuduh KA tidak melindungi kedua narsum remaja tersebut. Sekadar info, ini bukan pertama kali KA menghadirkan narsum yang identitasnya harus kami rahasiakan. Untuk kedua remaja itu, pengamanan yang kami lakukan bahkan berlapis. Pertama, sebelum meminta kesediaan mereka untuk menjadi narsum, kami menjelaskan kpd mereka tujuan dari topik yg hendak diangkat. Kedua, meminta persetujuan mereka. Ketiga, menyamarkan wajah mereka dengan topeng dan rambut palsu. Keempat, menggunakan nama samaran. Kelima, dalam post production, sebelum ditayangkan, suara narsum akan disamarkan juga.
Masalah nama. Sebelum rekaman kedua narsum setuju menggunakan nama samaran mereka sendiri, yang mereka pakai saat menjalankan profesi sebagai pekerja seks komersial. Namun menjelang rekaman, atas inisiatif saya, saya meminta kepada Tim KA agar nama samaran itu disamarkan lagi dengan panggilan "Bunga" dan "Justin".
Karena keterbatasan waktu utk mengubahnya saat itu juga, maka Tim KA akan mengubahnya pada saat post production, sebelum ditayangkan. Karena itu, pada saat rekaman, narasi di video tape masih menggunakan nama lama (yang sebenarnya nama samaran juga). Begitu pula ada ucapan narsum dan saya yang keceplosan menyebut nama samaran yang lama.
Sebenarnya jika toh ,diteruskan tidak berisiko. Tapi, kepada penonton yang hadir, saya meminta agar mereka mengabaikan nama yang keceplosan itu, karena dalam penayangan di televisi kami akan memakai nama "Bunga" dan "Justin"
Bahkan untuk meyakinkan niat baik itu, saya bertanya kepada seluruh penonton, "Siapa nama narsum?" Lalu dijawab dengan lantang dan serentak: "Bungaaaa"! dan "Justiiiiin"!. Secara tidak langsung, saya ingin agar diantara kami yang hadir di studio, ada kesepakatan bahwa soal nama menjadi rahasia bersama. Dan saya yakin komitmen ini akan dijaga oleh para penonton yang hadir. Kalaupun ada yang ingkar, maka nama yang keceplosan itu toh nama samaran.

KESEBELAS, masih soal keamanan narsum. Penonton yang marah dan kecewa tersebut masih menuduh saya tidak melindungi narsum karena dia memergoki narsum tadi di depan pintu saat menunggu mobil untuk diantar pulang. Saya berterima kasih atas masukan ini. Lain kali kami lebih berhati-hati, karena bisa saja kami sudah merasa aman, karena penonton semua sudah berada di studio, tapi ternyata ada penonton yang tiba-tiba keluar studio sebelum rekaman usai sebagaimana Ibu Dewi Motik dan penonton tersebut. Ini kejadian di luar perkiraan. Sekali lagi terima kasih atas masukannya.

KEDUABELAS, mengenai joke atau lelucon saya yang dianggap tidak pantas. Saya minta maaf jika itupun tidak berkenan di hati ybs. Dari pengalaman saya sebagai jurnalis selama hampir 30 tahun, tidak mudah membuat narsum (terutama untuk topik yang sensitif atau sulit) merasa rileks untuk menjawab pertanyaan saya.
Karena kabarnya penonton yang kecewa tersebut juga seorang jurnalis, maka tentu ybs sangat memahami hal ini. Saya harus mampu mencairkan suasana agar kedua remaja menjadi santai dan tidak merasa dihakimi di depan penonton. Untuk itu saya melontarkan candaan yang tentu tidak dimaksudkan untuk menghina atau menyakiti hati mereka. Sebab jika penonton yang kecewa tersebut mengikuti dengan seksama perjalanan KA selama hampir lima tahun, maka tentu prasangka itu tidak akan dilontarkan. Tetapi jika itupun salah di mata ybs, ijinkan saya meminta maaf.

KETIGABELAS, penonton tersebut mengatakan KA megangkat topik tersebut "hanya semata-mata mengikuti selera pasar". Perlu saya jelaskan, topik itu berangkat dari pertemuan Tim KA dan Ibu Elly Risman yang datang ke Metro TV bersama sejumlah pengurus Yayasan Kita dan Buah Hati. Dalam pertemuan itu Ibu Elly menyampaikan kerisauannya atas semakin merebaknya pornografi di kalangan anak-anak dan remaja. Ibu Elly mengharapkan dukungan KA untuk memerangi pornografi di kalangan anak dan remaja.
Gerakan semacam itu sangat sejalan dengan "roh" KA. Maka dari pertemuan itu, lahir komitmen antara tim KA dan Tim Yayasan Kita dan Buah Hati untuk bersama-sama melakukan gerakan perlawanan terhadap pornografi, terutama di kalangan anak-anak dan remaja. Bahkan dalam pertemuan tersebut saya berjanji akan membantu mencarikan dana dan bersama-sama melakukan penyuluhan kepada orangtua murid dan guru di sekolah-sekolah (bahkan KA Foundation sdh mempersiapkan dua tenaga fulltime yang kami rekrut untuk mendukung komitmen tersebut).
Sebagai wujud awal dari komitmen itu, Tim KA lalu melakukan riset untuk mengangkat topik tersebut di KA. Hasil temuan kami, Komnas Anak dan BKKBN baru-baru ini mengeluarkan hasil riset yang mengejutkan: terjadi peningkatan jumlah remaja yang sudah mengakses pornografi pada usia dini. Juga meningkatnya remaja yang melakukan hubungan seks pra nikah. Komnas anak juga menengarai kecenderungan jumlah remaja yang sudah tidak perawan. (Hasil temuan kedua lembaga tersebut sudah dipublikasikan secara luas).
Jadi, dasar diangkatnya topik ini bukan mengikuti "selera pasar", tapi justru bertujuan mengingatkan para orangtua terhadap ancaman seks bebas pra nikah di kalangan remaja. Tidak terbatas pada remaja putri, tapi juga remaja pria. Karena itu kami juga menampilkan narsum remaja pria juga. Sayang ybs sudah keburu marah dan menghakimi, padahal pada segmen berikutnya ada juga narsum anak dan ibu yang kami tampilkan.

KEEMPATBELAS, dalam wawancara dengan narsum remaja putri, remaja ini menyebutkan ada anggota dua lembaga terhormat yang juga menggunakan jasanya. Pernyataan itu tentu mengejutkan. Saya mempertanyakan dari mana dia yakin bahwa orang-orang tersebut dari kedua lembaga itu. Dia menjawab dari kartu anggota mereka. Saya lalu menimpali bahwa kartu anggota tidak bisa dijadikan bukti karena mudah dipalsukan.
Dalam wawancara, saya selalu mencoba menggali informasi selengkap mungkin. Tapi dalam penayangannya nanti, tentu tidak semua patut atau layak ditayangkan. Ada banyak hal yang akan jadi pertimbangan. Termasuk nama kedua lembaga yang disebut oleh narsum remaja tersebut tentu tidak akan kami tayangkan karena tidak ada relevansinya dengan topik. Namun sangat disayangkan penonton tersebut dalam blognya secara terbuka menyebutkan kedua lembaga tersebut di ranah publik. Jadi, itu di luar tanggung jawab moral kami jika nama kedua lembaga itu sekarang ini diketahui publik secara luas.

KELIMABELAS, pada malam itu, ada penonton dari Yayasan Kita dan Buah Hati mengusulkan (dengan cara yang santun) agar pada waktu ditayangkan nanti, jumlah penghasilan para narsum itu diedit (dihapus), dengan alasan agar tidak mendorong remaja-remaja lain untuk mendapatkan uang dengan cara itu. Dalam rapat evaluasi (sesudah rekaman kami selalu mengadakan evaluasi), usulan itu disetujui. Artinya jumlah penghasilan kedua remaja itu tidak kami tayangkan. Namun lagi-lagi sangat disayangkan di dalam blognya, penonton yang marah dan kecewa tersebut justru secara terbuka mengungkapkan penghasilan kedua remaja tersebut.
Jika ybs benar adalah jurnalis dan broadcaster, tentu memahami cara kerja orang pers/media dimana materi yang kita peroleh dalam wawancara, tidak semuanya patut dipublikasikan. Ada proses editing dan pertimbangan yang harus dilalui. Begitu pula halnya di dalam kebijakan program KA.

KEENAMBELAS, dalam tulisan di blognya, ybs melakukan sejumlah penilaian terhadap saya pribadi. Antara lain saya dituduh karena sudah merasa hebat, tidak siap dikritik/diingatkan. Juga dia mengatakan saya merasa hebat karena sudah menghina dan melecehkan orang lain. Saya juga dikatakan konyol dan secara tidak langsung tidak beradab (karena ucapan-ucapan saya katanya telah melukai orang-orang beragama dan beradab). Untuk yang ini saya enggan berkomentar. Biarlah masyarakat yang menilai.

KETUJUHBELAS, penonton tersebut mengaitkan wawancara saya dengan upaya Metro TV untuk mencoreng wibawa pemerintah. Karena saya tidak memahami korelasinya dan tidak berhak mengatasnamakan Metro TV, maka saya mohon maaf tidak bisa menjawab tuduhan ini. Saya hanya bisa berharap dan berdoa Metro TV tidak menggugat ybs secara hukum atas tuduhan ini karena ybs harus bisa membuktikan tuduhan tersebut.

KEDELAPANBELAS, dalam tulisan di blognya, penonton tersebut mengutip SMS yang dikirim Ibu Elly Risman kepadanya, untuk mendukung semua argumentasi yang dia lontarkan di blognya. Saya sudah bertemu Ibu Elly Jumat malam di Citos, untuk mengklarifikasi SMS tersebut. Sebab bagi saya penting sekali karena Ibu Elly adalah narsum di acara itu yang kredibilitasnya harus saya jaga. Kepada saya dan Tim KA, malam itu Ibu Elly mengaku sudah menyatakan keberatan dan kekecewaannya kepada sahabatnya itu, bahwa pernyataan yang bersifat pribadi (melalui SMS) dikutip untuk memperkuat argumentasi ybs, dan dipublikasikan di ruang publik (melalui blog ybs). Suatu tindakan yang tentu tidak terpuji.
Dalam pertemuan malam itu Ibu Elly juga menceritakan banyak hal dan juga latar belakang dan penyesalannya. Tetapi tentu tidak dapat saya sampaikan di sini, kepada publik, karena saya menghormati privasi orang.

KESEMBILANBELAS, dalam blognya, nama saya ditulis oleh ybs memakai dua versi. Andi F. Noya dan Andy F. Noya. Agar tidak membingungkan, nama yang diberikan orangtua saya yang benar adalah Andy F. Noya.

KEDUAPULUH, dari semua kejadian ini, saya mengambil hikmah yang positif. Pertama, jangan berpikir semua orang yang hadir di KA sudah memahami "roh" KA. Kedua, bagi yang bukan undangan langsung dari Tim KA, tetap perlu diberi informasi tentang tujuan topik yang sedang direkam. Ketiga, jangan "mengusir" orang yang mengganggu acara rekaman KA, walau harus mengorbankan kepentingan 500-an penonton lain di studio. Keempat, saya belajar kalau melihat suatu persoalan, sebaiknya secara utuh baru mengambil kesimpulan. Kelima, saya belajar untuk tidak menulis perasaan saya ketika saya marah. Kelima, dan ini yang paling penting, saya belajar jangan menilai kepribadian orang yang tidak saya kenal sebelumnya, hanya dengan bertemu kurang dari satu jam.

KEDUAPULUHSATU penonton tersebut mengatakan acara molor 2 jam. Mungkin ini pertama kali ybs hadir di acara rekaman KA. Sekadar informasi, sudah lima tahun tatacara rekaman KA ya seperti itu. Tamu mulai berdatangan jam 5 sore. Karena sebagian besar dari luar kota. Sambil beristirahat menunggu rekaman dimulai, tamu akan disuguhi jajanan dan minuman, sembari mendengarkan alunan musik dari band yang sengaja kami undang untuk menghibur. Setengah jam sebelum rekaman dimulai, penonton masuk studio. Sambil menunggu penonton menempati bangku dan persiapan narsum, penonton dihibur oleh band yang berbeda. Kemudian semua hadirin di studio bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya (tradisi ini sudah berjalan tiga tahun lebih). Setelah itu, host (Andy F Noya) akan menjelaskan topik dan pesan moral yang ingin disampaikan. Setelah itu rekaman dimulai.

Demikian penjelasan versi saya atas peristiwa "pengusiran" yang terjadi di acara rekaman KA agar Anda mendapatkan gambaran yang lebih utuh. Saya dan Tim KA juga mencoba melihat persoalan ini dari sisi positif, yakni agar kami lebih berhati-hati di kemudian hari.

Salam,
Andy F. Noya
Read more >>

Thursday, January 20, 2011

Acuan fee broker sehatkan industri?

Terlalu ketat tak baik terlalu longgar pun jua tak sehat. Mungkin hal itu bisa menggambarkan bagaimana ketatnya persaingan antar perusahaan efek dalam mengais keuntungan komisi (fee) transaksi.

Oleh Fahmi Achmad

Pekan lalu, Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI) melansir informasi yang menyebutkan telah ada kesepakatan anggota agar besaran minimal biaya perantara perdagangan efek (fee brokerage) sebesar 0,17% per transaksi.

Angka biaya transaksi tersebut setidaknya melonjak tiga kali lipat dari batas bawah (floor price) dari 0,04% yang sempatnya menjadi acuan bersama seluruh pemangku kepentingan bisnis perusahaan efek.

Ketua Tim Perumus Pengaturan Biaya Perantara Perdagangan Saham Jimmy Nyo mengatakan angka yang disepakati oleh tim tersebut memperbandingkan fee brokerage di sejumlah negara Asia.

Rinciannya 0,16% ditetapkan untuk biaya minimal transaksi ditambah dengan pajak senilai 0,01%.
Kesepakatan yang dibikin oleh APEI itu tak datang begitu saja dari langit. Asosiasi sejak 2 tahun terakhir mengkaji segala kemungkinan, termasuk perbandingan dengan kawasan regional seperti Hong Kong, Singapura, Malaysia dan Thailand yang menetapkan fee broker online trading di kisaran 2,5%-6%.

Adanya kesepakatan baru tersebut, asosiasi berharap seluruh perusahaan efek di Tanah Air memiliki panduan yang lebih jelas dalam menetapkan biaya perantara perdagangan saham sehingga tidak terjadi perang tarif antar perusahaan sekuritas.

Apalagi sejauh ini masih banyak perusahaan efek asing yang menetapkan biaya perantara perdagangan saham yang lebih murah dibanding perusahaan sekuritas lokal.

Ditetapkannya panduan minimum brokerage fee tentunya akan dapat mencegah terjadinya praktik dumping, yakni biaya perantara perdagangan saham yang ditawarkan perusahaan efek lebih rendah dibandingkan dengan biaya operasional yang dikeluarkannya.

Memang bukan rahasia lagi kalau persaingan di bisnis transaksi efek, apalagi untuk emisi obligasi sudah demikian tak sehat dan irasional. Saat ini, banyak perusahaan yang berani menawarkan fee penjaminan emisi efek pada kisaran 0,025%. Padahal kalau dulu biasanya fee penjaminan emisi setidaknya bisa 0,3%.

Bagi Ketua APEI, Lily Widjaja, persaingan usaha di antara perusahaan efek (broker dan underwriter) sudah tidak sehat lagi dan menjurus saling mematikan usaha. Sebelumnya, anggota yang tergabung dalam APEI telah mengusulkan mengenai perlunya kajian dan standarisasi penentuan fee transaksi agar tercipta persaingan yang sehat dan iklim usaha yang kondusif.

Awalnya, memang ada wacana untuk membatasi fee transaksi dalam perusahaan efek, tetapi hal itu terbentur undang-undang anti monopoli.

Karena itu, pihak asosiasi pun menetapkan tujuan awal tidak diaturnya fee transaksi perdagangan agar tercipta kompetisi yang sehat serta penerapan anti monopoli.

"Karena itu APEI berupaya untuk melakukan kajian dengan menggandeng Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) dan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU)," kata Lily.

Soal perang tarif, Bapepam-LK sebagai otoritas tentu tidak bisa ikut campur. Pasalnya, ada aturan KPPU yang menegaskan pemerintah atau badan lain tidak boleh membatasi suatu harga atau biaya dalam jenis usaha apapun. Sebab, kebijakan itu bisa mematikan persaingan bisnis (predatory bussiness).

Adanya kesepakatan terbaru tentang tarif tentu membuat Kepala Biro Transaksi dan Lembaga Efek Bapepam-LK Nurhaida cukup senang. Baginya Bapepam-LK memberi respons positif adanya kesepakatan terkait dengan penetapan fee brokerage yang telah dibahas APEI.

Idealnya, dalam mekanisme pasar bebas, tarif memang tak perlu diatur otoritas. Namun Bapepam-LK sangat berkepentingan agar perusahaan sekuritas dapat saling menjaga tarif fee brokerage ini, sehingga memiliki acuan yang lebih jelas dalam melangsungkan bisnisnya.

Susahnya, jika angka fee tersebut hanya berupa kesepakatan, nantinya bila ada penyalahgunaan maka Bapepam-LK tidak dapat menindaknya. Diatur susah, tak diatur lebih rumit.

Beragam komentar juga menyertai upaya penyehatan industri perusahaan efek. Ada yang berpendapat fee murah atau mahal jangan diatur, broker punya cara sendiri menghidupi diri mereka.

Lain lagi pandangan Direktur Eksekutif PT Trimegah Securities Karman Pamurahardjo. Dia menilai kebijakan fee brokerage tersebut sebagai langkah maju dan positif yang berpeluang mengangkat kinerja pasar modal dalam negeri ke arah yang lebih baik.

"Karena selama ini biaya perantara perdagangan saham yang diberikan oleh perusahaan-perusahaan sekuritas di Indonesia masih terlalu ketat. Sehingga banyak di antara mereka (perusahaan sekuritas) yang tidak memiliki dana pengembangan yang cukup, demi untuk melakukan penetrasi ke pasar," paparnya.

Wakil Direktur Utama E-trading Securities Arishandi berharap kebijakan yang akan diterbitkan ini juga memperhatikan kepentingan para investor selaku pemilik modal.

"Jangan sampai nantinya membebani mereka. Pada dasarnya kami setuju jika nantinya ada pengaturan, dan itu juga kan akan membawa dampak yang positif bagi pendapatan usaha perusahaan sekuritas," tuturnya.

Soal fee memang berbanding lurus dengan pendapatan. Namun, pada tahun lalu, kondisi pasar modal yang bergairah ternyata justru tidak tercermin dari kinerja keuangan perusahaan sekuritas yang juga mencatatkan sahamnya di BEI.

Mayoritas emiten sekuritas justru mengantongi pendapatan komisi perdagangan efek yang menurun, setidaknya dalam laporan keuangan per kuartal III/2010.

Turunnya minat investor lokal dituding menjadi salah satu penyebab menurunnya pendapatan komisi perdagangan efek sepanjang Januari-September 2010 dibandingkan dengan pendapatan pada periode yang sama 2009.

Namun, patut diperhatikan pula, akun komisi pialang itu juga berpengaruh pada penurunan pendapatan emiten sekuritas karena biasanya merupakan penyumbang pendapatan terbesar.

Berdasarkan laporan keuangan publikasi per akhir September 2010, lima dari sembilan emiten sekuritas membukukan penurunan pendapatan dari komisi perdagangan efek dan hanya tiga emiten ekuritas yang mencatat peningkatan.

Karena itu, saya sependapat dengan Direktur Utama PT Ciptadana Sekuritas Ferry Tanja yang mengatakan persaingan dalam penetapan biaya emisi (fee) jangan sampai terlalu ketat.

Emiten lebih mengutamakan kemampuan underwriter dalam menjual di harga yang wajar. Lagipula, jangan sampai fee justru hanya menjadi biaya tambahan dibebankan kepada calon investor.
Read more >>

Wednesday, January 19, 2011

Percakapan BBM antara Denny dengan Gayus

ini dari http://www.detiknews.com/read/2011/01/19/184957/1550167/10/ini-dia-percakapan-bbm-antara-denny-dengan-gayus?nd991103605

Satgas Mafia Pemberantasan Mafia Hukum membantah keras menyuruh Gayus Tambunan ke Singapura pada Maret 2010. Sebagai bukti bahwa Satgas tidak tahu keberadaan Gayus - yang saat itu berada di Singapura -, Satgas membeberkan pembicaraan BBM (blackberry messenger) antara anggota Satgas Denny Indrayana dengan Gayus Tambunan.

Bantahan Satgas ini disampaikan dalam jumpa pers di kantor UKP4, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (19/1/2011). Jumpa pers dihadiri oleh empat anggota Satgas, yaitu Mas Achmad Santosa, Denny Indrayana, Yunus Husein, dan Dharmono. Jumpa pers dibuka oleh Dharmono, yang merupakan wakil jaksa agung.

Dalam jumpa pers itu, Denny menjelaskan mengenai pembicaraan BBM dengan Gayus. Pembicaraan BBM itu dilakukan pada 24 Maret 2010 sampai 29 Maret 2010. Dalam percakapan itu, Denny menanyakan keberadaan Gayus, termasuk menanyakan apakah sedang berada di Singapura. Denny juga meminta Gayus untuk kooperatif agar karena itu jalan yang lebih baik.

Berikut percakapan BBM Denny dengan Gayus selengkapnya:


Maret 2010 Denny I. : Test
Maret 2010 Gayus : Sip
Maret 2010 Denny I. : Aman!
Maret 2010 Gayus : Ok
25 Maret 2010 Denny I. : Saya sedang dengan kapolri...
25 Maret 2010 Denny I. : Bisa saya telp bicara dengan beliau?
25 Maret 2010 Denny I. : Menjelaskan posisinya...
25 Maret 2010 Denny I. : PING!!!
25 Maret 2010 Denny I. : Gayus perlu segera ketemu. Please dijawab
25 Maret 2010 Denny I. : Proteksi ada.
25 Maret 2010 Denny I. : Gayus kau dimana?
25 Maret 2010 Denny I. : Jangan libatkan temanmu. Kasihan. Dia bisa dianggap menyembunyikan
29 Maret 2010 Gayus : Mas... saya minta maaf sebelumnya.. Saya benar2 kaget waktu tanggal 24 saya baca.. AK sdh di tetapkan tersangka pemberian keterangan palsu.. Pasti saya juga sama.. Jd daripada saya di amankan polri makanya saya pergi.. Sdh itu ditjen pajak juga sewenang wenang sama saya.. Saya makin ga ada pegangan.. Jaringan saya di DJP : maruli manurung, bambang heru ismiarso,
29 Maret 2010 Denny I. : Anda dimana. Kalau anda kooperatif, tentunya lebih baik.
29 Maret 2010 Denny I. : Sebaiknya anda datang dan menyerahkan diri. Tidak akan pernah selesai dan tenang kalau lari. Justru lebih sulit.
29 Maret 2010 Denny I. : Saya jemput anda dimanapun. Kita selesaikan dengan baik.
29 Maret 2010 Denny I. : Kalau anda kooperatif, bisa ada keringanan.
29 Maret 2010 Denny I. : Kita ketemu dimana?
29 Maret 2010 Gayus : Saya blum siapp mas
29 Maret 2010 Denny I. : Lebih baik sekarang mas. Daripada ditangkap, justru tidak ada keringanan. Saya saran kerjasama saja, insyaallah ada keringanan. Berbuat baik pasti ada manfaatnya.
29 Maret 2010 Denny I. : Kami, insyaallah akan bantu kawal terus, jika anda kooperatif.
29 Maret 2010 Gayus : Saya juga sedang timbang2 itu mas.. Apakah memungkinkan saya bantu dari jarak jauh mas..?
29 Maret 2010 Denny I. : Akan lbh baik, jika kita bisa komunikasi scr langsung..saya kuatir, tdk akan efektif kalo komunikasi dari jarak jauh..informasi langsung dr mas, akan sangat membantu pengungkapan kasus ini.. jika setuju, kita akan jemput
29 Maret 2010 Denny I. : Mas, bagaimana?
29 Maret 2010 Gayus : Saya pikir2 betul2 mas.. Saya langsung ditahan yah mas?
29 Maret 2010 Denny I. : Itu kita lihat, mas, intinya makin kerjasama, makin mudah dan ringan buat anda
29 Maret 2010 Gayus : Iya nanti kalo udah ada keputusan saya kabari mas
29 Maret 2010 Denny I. Mas, untuk info saja. Saya khawatir waktu pikir anda agak sempit. Semua sedang bergerak. Saya saran segera kerjasama. Maaf, saya siap jemput.
29 Maret 2010 Denny I. : Pergerakan penyidik sangat cepat mas. Kalau tertangkap, maka ruang keringanan akan tertutup. Sedangkan kalau menyerahkan diri, karena kooperatif, ruang mendapat keringanan akan jauh lebih besar pak.
29 Maret 2010 Denny I. : Bagaimana mas?
29 Maret 2010 Denny I. : Anda di singapurkah? Atau dimana? Kita ketemu. Akan saya jelaskan kondisi dan opsinya.
29 Maret 2010 Denny I. : Mas, bagaimana? Waktu sampeyan untuk kooperatif untuk kooperatif benar2 sempit. Keputusan mesti segera diambil.
29 Maret 2010 Denny I. : Mas, bagaimana? Kok malah diam aja? :-d
29 Maret 2010 Denny I. : Mas, baik. Untuk sementara. Coba ungkap dari jauh. Bagaimana yg di pajak. Dua nama tadi bagaimana perannya?
29 Maret 2010 Denny I. : Mas, bagaimana perkembangannya.
(asy/gah)
Read more >>